Berita Nasional

Bantu Nasabah Tuli, Satpam Bank Dapat Penghargaan

Widi mengakui dirinya tuli namun tetap bisa berbicara dengan mengandalkan cara bicara membaca gerak bibir.

Editor: wakos reza gautama
Tribunnews.com
Satpam Kurniawan dapat penghargaan karena bantu nasabah tuli 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Curhatan teman tuli yang viral saat menceritakan kebaikan satpam bank, akhirnya membuahkan hasil.

Diketahui, satpam bank bernama Kurniawan ini, akhirnya mendapatkan penghargaan.

Widi Utami, seorang teman tuli yang menceritakan kisahnya di Twitter ini, mengaku senang atas penghargaan yang diterima Kurniawan.

Ia pun berharap agar lebih banyak orang yang menempatkan dirinya ke dalam cara pandang orang lain atau kelompok dalam melihat dunia (inklusivitas, red) seperti yang dilakukan Kurniawan.

"Ada kabar reward dari pusat untuk pak Satpam, dapat (penghargaan, red) kemarin sore."

Satpam Sugiyanti yang Dikabarkan Hilang Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Bengawan Solo

Pendaftaran Praja IPDN Tahun 2020 Dibuka Mulai 8 Juni, Berikut Syarat dan Cara Pendaftarannya

Kasus Covid-19 di Surabaya Masih Tinggi, Wali Kota Risma Malah Minta PSBB Dihentikan

Diminta Tunggu Rekomendasi DPP, Pengunduran Diri Purnomo dari Bakal Calon Wali Kota Solo Ditolak

"Seneng banget. Semoga inklusifutas makin membumi di Indonesia," papar Widi kepada Tribunnews, Sabtu (6/6/2020).

Sebelumnya diketahui, cerita Widi menjadi ramai diperbincangan warganet di jagat maya.

Pasalnya, di tengah pandemi corona, komunikasi teman tuli turut berdampak akibat kewajiban penggunaan masker.

Mereka pun kesulitan untuk membaca gerak bibir dari lawan bicaranya saat menggunakan masker.

Namun, cerita yang ditulis Widi dalam akun Twitter-nya @MustikaUngu menginspirasi kawan tuli dan juga masyarakat luas.

Melalui cuitan yang dia bagikan pada Kamis (4/6/2020), dia berencana menarik tabungan di cabang BNI di Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.

Di awal cuitannya, Widi mengakui dirinya tuli namun tetap bisa berbicara dengan mengandalkan cara bicara membaca gerak bibir.

Tetapi, sejak berlakunya kewajiban protokol kesehatan memakai masker, Widi mengaku kesulitan.

Namun dia tetap yakin akan ada jalan keluar bagi dirinya untuk tetap bisa berkomunikasi.

Kala itu, dirinya berniat berkunjung ke bank BUMN yang berada di dekat Pasar Rasamala Jati Raya, Banyumanik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved