Tribun Tulangbawang Barat
Satu Korban Tewas Tertembak, Pelarian Empat Perampok Berakhir di OKI Sumsel
Tim gabungan Tekab 308 Polres Tubaba, Polres Mesuji dan Polda Lampung berhasil mengamankan pelaku perampokan sadis yang terjadi di Umbul Jelabat HTI
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Tim gabungan Tekab 308 Polres Tubaba, Polres Mesuji dan Polda Lampung berhasil mengamankan pelaku perampokan sadis yang terjadi di Umbul Jelabat HTI, Dusun Terang Indah, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) beberapa waktu lalu.
Dalam penyergapan di wilayah OKI Sumatera Selatan itu, tim gabungan berhasil menangkap empat tersangka perampokan yang menewaskan satu korban akibat ditembak senjata api. Selain itu polisi juga membekuk dua orang yang diduga berperan sebagai penadah hasil perampokan
"Pelaku berhasil kita amankan di Desa Binakarsa, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan," ungkap Kapolres Tubaba Hadi Saepul Rahman, Senin (15/6).
Selain menangkap para pelaku, menurut Kapolres, tim gabungan juga berhasil mengamankan barang bukti dua senapan angin, satu senpi rakitan, beserta 5 unit handphone. "Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Tubaba dan akan dijerat dengan pasal 365 KUHP," tandas Hadi Saepul.
• Perampokan Truk Susu di Sumsel Ternyata Diotaki Karyawan Perusahaan
Empat perampok diketahui menyatroni kamp sawit milik H Herman di Umbul Jelabat HTI Dusun Terang Indah, Tiyuh Gunung Terang, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Kamis (7/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Dalam peristiwa itu, pelaku perampokan menembak mati Yadi (37), yang ketika itu tengah makan di dalam kamp bersama tiga rekannya. Warga Kampung Jaya Makmur, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulangbawang itu mengalami luka tembak tepat di bagian kening.
Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman membenarkan peristiwa perampokan tersebut. Dalam peristiwa itu, empat kawanan perampok bersejata api dan sajam membawa kabur tiga sepeda motor dan tiga telepon seluler milik korban.
Adapun ketiga rekan Yadi adalah Topik (29), Purnomo (40), dan Iwan (24), yang merupakan warga Kampung Panca Mulya Kecamatan Banjar Baru, Tulangbawang, selamat. Ketiganya sempat disekap oleh pelaku."Satu korban MD (meninggal dunia) ditembak. Tiga lainnya selamat," ujar Kapolres.
Gasak Tiga Motor
Peristiwa perampokan bermula saat Yadi, Topik, Purnomo, dan Iwan tengah beristirahat di dalam kamp. Ketika itu, Yadi dan Iwan tengah makan di dapur. Sementara, Taufik beristirahat di ruang tamu bersama Purnomo.
Tiba-tiba, dua orang tidak dikenal masuk ke kamp menggunakan tutup muka.
"Saat masuk ke kamp, dua pelaku langsung menodong Purnomo dan Topik menggunakan alat yang diduga senpi. Mereka mengancam akan menembak jika melawan," kata Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman meniru ucapan pelaku kepada korban.
• Ternyata, Warga Tanggamus yang Rumahnya Dimasuki Kawanan Rampok Sudah 5 Kali Jadi Korban Perampokan
Kapolres menambahkan, pelaku kemudian mengikat korban dengan tali tambang yang dibawa sembari mengambil HP milik Purnomo dan Taufik. Sementara, dua pelaku lainnya menuju dapur sambil menenteng senjata api. Ketika itu ada Iwan dan Yadi yang sedang makan.
Sementara, ada satu pelaku lainnya membawa sebilah parang. "Saat itu, saksi Purnomo disuruh telungkup sambil dijaga pelaku. Purnomo saat itu mendengar ancaman pelaku untuk tidak melawan. Tak lama saksi mendengar letupan senjata api satu kali," beber Kapolres.
Setelah para korban tidak berdaya, kawanan perampok menggasak motor Honda Mega Pro, Honda Beat warna hitam, dan Yamaha RX Special warna hitam.(end)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-diborgol_20160612_114957.jpg)