Paul Getty Miliarder Kaya Dikenal Kikir, Sering Pakai Jas Kusut & Sweater Tua Biar Terlihat Miskin

Pada tahun 1973, cucunya mendadak diculik ketika sedang membeli komik di sebuah kios di Roma, Italia. Kelompok penculik itu meminta uang tebusan

Editor: Romi Rinando
Kompas.com
Ilustrasi : Paul Getty Miliarder Kaya Dikenal Kikir, Sering Pakai Jas Kusut & Sweater Tua Biar Terlihat Miskin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Banyak kisah miliarder yang dermawan.

Namun, ternyata ada pula di antara mereka milyader yang terkenal dengan sikap pelitnya, alias bakhil salah satunya adalah milyader yang satu ini.

Ia bernama Jean Paul Getty, atau dikenal J. Paul yang merupakan salah satu milyader dari Amerika yang terkenal karena sangat kikir.

Getty adalah salah satu milyader terkaya yang hidup pada tahun 1892-1976 yang menggeluti bisnis minyak dunia.

Dia adalah orang yang kaya raya, yang hidup bersama dengan 5 istrinya.

s
ABC News
J. Paul Getty.

 

Miliarder Rusia Tewas Kecelakaan di Bali

Gadis Miliarder Tewas Kecelakaan di Bali, Motor Kawasaki yang Dinaiki Tabrak Pagar

Jadi Miliarder di Usia 25 Tahun, Pemuda Ini Ungkap Rahasia Jadi Kaya

Nasib Artis Sinetron Dunia Terbalik setelah Dinikahi Miliarder, Ini Sosok Martin Carter Suaminya

Namun, keluarga Getty terkenal sebagai milyader paling kikir di dunia, dan sangat sayang dengan uangnya.

Dia sering menggunakan jas kusut dan sweater tua agar terlihat miskin.

Bersama teman-temannya dia hanya mengeluarkan uang untuk membeli tiket murah ketika pergi ke pertunjukkan.

Padahal dia memiliki harta sebanyak 3 miliar dollar AS  (Rp43 triliun) dalam kurs saat ini, dan menjalankan sekitar 200 perusahaan.

Pada akhir tahun 1960-an dia sering mengalami kesulitan dalam masalah bisnis.

Dia sering meminta uang pada temannya, dan bepergian dengan pesawat tanpa membayar tiket.

Berada di hotel mewah, Getty selalu memilih kamar paling murah dan paling kecil.

Namun, itu hanya segelintir kisah kekikiran yang dilakukan oleh Getty.

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Pada tahun 1973, cucunya mendadak diculik ketika sedang membeli komik di sebuah kios di Roma, Italia.

Kelompok penculik itu meminta uang tebusan sebanyak 17 juta dollar AS (Rp247 miliar), jika ingin cucunya dikembalikan.

Sumber: Intisari Online
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved