Pembegalan di Prinsewu
Polisi Terjunkan Tim Buru Begal Berpistol di Ruas Sukoharjo-Banyumas Pringsewu
Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Musakir mengatakan, pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) di Pekon Sukoharjo III Barat.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukoharjo langsung menerjunkan tim untuk memburu pelaku pembegalan di ruas jalan Sukoharjo-Banyumas.
Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Musakir mengatakan, pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) di Pekon Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo.
Menurutnya, itu setelah menerima informasi adanya pembegalan tersebut. Musakir memimpin langsung pencarian tersebut.
"Semalam langsung kami cari keberadaan pelaku yang membawa sepeda motor korban, sesuai ciri-ciri yang disampaikan korban di TKP," ungkap Musakir, Jumat, 10 Juli 2020.
Pencarian tersebut, menurut dia, dilakukan di sekitar wilayah Sukoharjo, Banyumas dan Adiluwih.
Berharap Motor Ditemukan
• BREAKING NEWS Todongkan Pistol, Begal Rampas Motor Pasangan Muda-mudi di Pringsewu
• BREAKING NEWS Pamit Cari Keong Mas, Warga Tulangbawang Ditemukan Tewas Mengambang di Kanal
• BREAKING NEWS Polda Lampung Amankan 8.400 Butir Ekstasi dan 955 Gram Sabu dari Gudang di Natar
• ABK Lampung 18 Hari di Freezer, Tewas Saat Bekerja di Kapal Ikan Berbendera China
Korban pembegalan di ruas jalan Sukoharjo-Banyumas, Pekon Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu berharap motornya ditemukan.
Ibunda korban, Lestari (37) mengungkapkan harapan tersebut, sehingga mereka melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Sukoharjo.
"Berharap bisa ditemukan," ungkap Lestari, Jumat, 10 Juli 2020.
Selain itu, warga Sukaraja IV Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran ini juga menginginkan pelaku tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal.
Dia mengungkapkan, motor yang dikemudikan anaknya, Riki Ardeva (18) merupakan motor pinjam dari rekannya.
Motor tersebut dipinjam untuk mengantar teman perempuannya pulang ke Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu.
Ironisnya, motor tersebut dirampas begal berpistol di tengah jalan.
Atas hilangnya motor tersebut, kerugian ditafsir mencapai Rp 15 juta.
Lestari berharap polisi dapat membantu menemukan motor itu.