Tribun Bandar Lampung
Selalu Sedia Kotak P3K di Motor, Komunitas IEA Lampung Bergerak di Bidang Sosial
Bumi Ruwa Jurai memiliki beragam komunitas yang bergerak di bidang sosial.Salah satunya adalah komunitas Indonesia Escourting Ambulance (IEA) Lampung
Penulis: Debby Rizky Susilo | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bumi Ruwa Jurai memiliki beragam komunitas yang bergerak di bidang sosial.
Salah satunya adalah komunitas Indonesia Escourting Ambulance (IEA) Lampung.
Komunitas ini berisi relawan pengendara motor yang memandu ambulans di Lampung.
Komunitas IEA Lampung memiliki peranan di jalanan untuk memperlancar laju kendaraan prioritas seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran (damkar).
Saat ini IEA Lampung sudah memiliki 2 wilayah cakupan komunitas yaitu Pringsewu dan Bandar Lampung.
Koordinator Wilayah Bandar Lampung IEA Lampung Wayan Supriono mengatakan tugas IEA Lampung mengatakan tugas anggota IEA tidak berlawanan dengan pihak pengawalan ambulans dikarenakan sebatas mendampingi ambulans.
• Kisah Relawan Pembuka Jalan Ambulans di Lampung, Tulus Bantu Pasien Dapatkan Penanganan Darurat
• Modus Kencan, Tiga Waria Rampas Barang Berharga
• Pemkot Bandar Lampung Izinkan Gelar Kegiatan di Hotel
• Terpergok Korban, Pelaku Pencurian Speaker di Negara Batin Diamankan Warga
"Komunitas kita bukan pengawal ambulans, karena jelas pengawal ambulans adalah Polantas. Untuk IEA sendiri berstatus warga sipil jadi dilarang untuk mengawal ambulans sehingga kita ada untuk mendampingi atau memandu ambulans," jelasnya.
Supri menambahkan, IEA juga berperan sebagai pemberi informasi bahwa terdapat ambulans yang akan melintas pada pengguna jalan lainnya.
"Kami hanya memberi informasi ke pengendara lain bahwa di belakang kita ada ambulans. Caranya simpel, dengan tanda klason dan komunikasi secara langsung sampai teriak pada pengendara lain apabila ada ambulans yang akan meintas di jalan," tambah Supri.
Humas IEA Lampung Aulia Ahmad Akbar mengatakan, IEA Lampung bergerak pada aksi sosial.
Dengan demikian kegiatan IEA Lampung berkaitan dengan masyarakat banyak.
"Komunitas kami ada karena adanya jiwa kerelawanan untuk membuka jalur ambulans. Tidak hanya itu, kami juga menjadi relawan di kegiatan sosial lainnya seperti bencana dan rescue. Tak terbatas ambulans kami juga memandu kendaraan prioritas lainnya seperti pemadam kebakaran," ujar Akbar.
Selain memandu ambulans, IEA juga aktif dalam kegiatan sosial dalam penanganan bencana.
Mereka juga berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BPBD setempat untuk menjalankan aksi bantuan.
"Kami juga siaga sebagai relawan sosial apabila terjadi kecelakaaan di jalan. Rata-rata anggota kami memiliki peralatan P3K di motor masing-masing. Jadi apabila ada kecelakaan, anggota langsung dapat melakukan pertolongan pertama," tuturnya.