Kebakaran di Bandar Lampung
BPBD Bandar Lampung Kerahkan 35 Petugas untuk Menjinakkan Api
BPBD Bandar Lampung mengerahkan 35 personel untuk memadamkan rumah yang terbakar dini hari tadi.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung mengerahkan 35 personel untuk memadamkan rumah yang terbakar dini hari tadi di RT 04 Lingkungan 1, Sumur Pucung, Kelurahan Pelita, Enggal.
Kepala BPBD Bandar Lampung melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Sutarno membeberkan, proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.
"Mobil damkar nggak bisa masuk langsung ke lokasi kebakaran. Ada jarak," ungkap dia kepada Tribunlampung.co.id, Senin (3/8/2020).
Saat petugas BPBD sampai lokasi api sudah besar dan membakar rumah tersebut.
"Pas dapat informasi apinya sudah besar. Butuh 4 tangki damkar baru padam apinya. Memakan waktu 1,5jam," jelas Sutarno.
TONTON JUGA:
"Kecil rumahnya. Isinya kasur-kasur, kursi, meja, pakaian, kebakar. Kalau kulkas nggak tau ada tidaknya," imbuh dia.
• BREAKING NEWS Rumah Semi Permanen di Enggal Dilalap Api, Diduga Dibakar Anak Pemilik Rumah
• UPDATE Corona di Lampung, Ada 26 Kasus Positif Baru
• BREAKING NEWS Warga Lampura Digelandang Polisi Diduga Lakukan Pembakaran Bendera
• BREAKING NEWS Dongkel Pintu Rumah Korban, Pemuda di Seputih Agung Nekat Curi Motor
Tak Ada Korban Jiwa
Tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang terjadi di rumah, Jalan Jenderal Suprapto, Gang Bintara II (Sumur Pucung) Kelurahan Pelita, Enggal, sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (3/8/2020).
Namun isi rumah ludes terbakar hanya menyisakan tembok-tembok atau dinding rumahnya saja.
Camat Enggal Samsu Rijal mengatakan, yang nampak terbakar seperti properti rumah tangga (meja, kursi), kasur, lemari, dan lainnya.
"Kalau isinya habis sampai ke atas, pelafon, atapnya juga terbakar. Namun masih ada bentuk rumahnya," jelas Samsu.
Ukuran rumah sendiri memang tidak terlalu besar.
Samsu mengungkapkan, anak pemilik rumah yang diduga telah membakar rumah orangtuanya ini kini sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung di Jalan Raya Kurungan Nyawa, Pesawaran.
"Sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa itu untuk diperiksa gangguan (kejiwaannya)," beber Samsu kepada Tribunlampung.co.id, Senin (3/8/2020).