Badak Lampung FC

Badak Lampung Usul Jadi Tuan Rumah, Liga 2 Indonesia Diprediksi Digelar Oktober 2020

Dani mengaku sudah melayangkan surat kepada PT LIB untuk menjadikan markas Badak Lampung sebagai tuan rumah.

Editor: Reny Fitriani
WhatSapp Dani Aulia
Dani Aulia Manager Badak Lampung FC. Badak Lampung Usul Jadi Tuan Rumah, Liga 2 Indonesia Diprediksi Digelar Oktober 2020 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Klub Badak Lampung FC mengajukan diri menjadi tuan rumah untuk keberlanjutan Liga 2 Indonesia yang dikabarkan digelar Oktober 2020 mendatang.

Hal ini diungkapkan Dani Aulia selaku Manager Badak Lampung FC kepada Tribun, Rabu (5/8/2020).

Dani mengaku sudah melayangkan surat kepada PT LIB untuk menjadikan markas Badak Lampung sebagai tuan rumah.

"Apa yang bisa kita lakukan, kita lakukan. Buktinya kita sudah melayangkan surat mengajukan untuk menjadi tuan rumah, dan direspon juga oleh PT LIB dan PSSI bahwa kita salah satu tim Liga 2 yang mengajukan sebagai tuan rumah. Tinggal kita lihat saja nanti hasil verifikasinya seperti apa. Yang jelas apa yang dapat kita lakukan sudah kita lakukan sambil menunggu kejelasan dan detail kompetisi yang akan datang," ungkap Dani.

Dani mengatakan, beberapa klub ditanya terkait kondisi lapangan termasuk Badak Lampung FC.

TONTON JUGA:

Sementara lapangan yang menjadi kandang Badak Lampung FC siap karena dilakukan perawatan dengan baik.

"Karena memang stadion kita dirawat terus dengan baik," katanya.

Jika Badak Lampung FC Jadi Tuan Rumah Liga 2, Balafans Minta Harga Tiket Jangan Mahal

Badak Lampung Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Lanjutan Liga 2 2020, 7 Klub Mengajukan

Regulasi dan Jadwal Liga 2 Masih Belum Jelas, Manager Badak Lampung FC: Mohon Bersabar

Kiper Badak Lampung FC Wahyudi Olahraga Mandiri untuk Jaga Kondisi Fisik

Menanggapi hal itu Restu Nanda, selaku Ketua Umum Blaster Saburai berharap manajemen dari Badak Lampung FC dapat memenuhi syarat-syarat yang harus dipenuhi sebagai tuan rumah keberlanjutan Liga 2 Indonesia tersebut.

"Semoga manajemen Badak Lampung dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi tuan rumah yang ada di PSSI. Belajar dari Lampung Sakti beberapa waktu lalu sempat juga mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk bermain di Stadion Sumpah Pemuda, tapi gagal," ujar Jon sapaan akrab Restu kepada Tribunlampung.co.id, Rabu.

Menurutnya, kegagalan tersebut karena Lampung belum memiliki stadion alternatif yang dapat memenuhi standar yang ada di PSSI.

Masih kata Jon, memang Lampung memiliki lapangan alternatif tetapi tidak memenuhi standar dari PSSI untuk menjadi tuan rumah.

"Nah itu gagal dan akhirnya Lampung Sakti bermain di Bali. Untuk itu, diharapkan kepada BLFC dapat berkaca dari Lampung Sakti yang kemarin. Kalau bisa kita jangan gagal untuk yang kedua kalinya jadi tuan rumah," tambahnya.

Untuk stadion utama lanjutnya sudah oke dan sudah memenuhi standar dari PSSI.

"Tinggal stadion alternatifnya saja yang perlu dipersiapkan oleh manajemen Badak Lampung FC," tandasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved