Bacaan Doa
Ucapan Balasan Kalimat Jazakallah Khairan
Jazakallah khairan digunakan jika yang membantu atau memberi sesuatu adalah laki-laki.
Tidak usah berlebihan, karena Nabi Muhammad hanya menggunakan Jazakallah khairan saja."
Dasar penggunaan Jazakallahu Khairan terdapat dalam Hadits yang diriwayatkan Dari Usamah bin Zaid r.a, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda :
عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ فِى
الثَّنَاءِ ».
Usamah bin Zaid berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang dibuatkan kepadanya kebaikan, lalu ia mengatakan kepada pelakunya: “Jazakallah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh ia telah benar-benar meninggikan pujian."
(HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam Kitab Shahih Al jami’, no. 6368)
Itulah tuntunan dalam menggunakan kalimat Jazakallahu Khairan.
Nah, kemudian yang sebetulnya harus kita dihindari adalah mengurangi ucapan tersebut atau malah menambahinya.
Dalam keseharian kita sering mendengar ucapan tersebut ditambah dengan kata katsiran yang artinya banyak.
Sehingga menjadi Jazakallahu Khairan Katsiran yang artinya semoga Allah membalasmu dengan Kebaikan yang Banyak.
Bagaimana kita merespon ucapan tersebut?
Jika yang mengucapkan 'jazakallah khairan' adalah laki-laki, kita bisa meresponnya dengan " Wa iyyaka" yang artinya ' dan (kebaikan) untukmu juga'.
Jika yang mengucapkan "jazakallah khairan" adalah perempuan, bisa direspon dengan 'wa iyyaki'.
Jawaban 'wa iyyakum' diucapkan untuk beberapa orang yang mengucapkan 'jazakallah khairan'.
Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana cara berterimakasih dengan mendo'akan yang membantu kita.
(Banjarmasinpost.co.id)
Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul "Makna, Arti dan Cara Merespons Ucapan Jazakallahu Khairan"