Kasus Corona di Lampung
Bertambah 12 Kasus Baru, Covid-19 di Lampung Jadi 440 Kasus
Dari data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, ada penambahan 12 kasus Covid-19 di Lampung, Sabtu (5/9/2020).
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Wartawan Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasus Covid-19 di Lampung mengalami penambahan yang cukup signifikan.
Dari data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, ada penambahan 12 kasus Covid-19 di Lampung, Sabtu (5/9/2020).
Sehingga total kasus positif corona di Lampung menjadi 440 kasus.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan, kasus suspek Covid-19 berjumlah 14 atau ada penambahan 7 kasus baru.
• Antoni Imam Terpapar Covid-19, Tony Eka Candra: Kami 5 Kali ke Jakarta
• Update Covid-19 di Lampung, Sumsel, Babel Jabar, Jateng, dan Banten 5 September 2020
• Satgas Covid-19 Bandar Lampung Terus Lakukan Razia Taat Protokol Kesehatan
• Kios Duduk Picu Macet di Pasar Way Kandis
Reihana menjelaskan, 12 kasus konfirmasi positif tersebut adalah 6 pasien berasal dari Bandar Lampung, 2 pasien dari Metro, 1 pasien dari Pesawaran, 1 pasien dari Lampung Utara, 1 pasien dari Lampung Barat, dan 1 pasien dari Lampung Selatan.
Pasien 429 adalah perempuan berusia 27 tahun dari Pesawaran.
Ia memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta, dan saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Pasien 430 dan 431 merupakan laki-laki berusia 9 dan 46 tahun asal Metro.
Keduanya merupakan hasil tracing dari pasien 399 dan sedang melakukan isolasi mandiri.
Sementara pasien 432 adalah bayi laki-laki asal Lampung Utara, yang merupakan hasil tracing pasien 402, dan sedang diisolasi di salah satu rumah sakit pemerintah di Lampung.
Pasien 433 adalah laki-laki berusia 27 tahun berasal dari Lampung Barat, yang merupakan hasil tracing pasien 412, dan saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.
Pasien 434 adalah laki-laki berusia 53 tahun berasal dari Bandar Lampung.
Pada 1 September 2020 dia datang ke salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung dengan keluhan sesak napas.
Pasien tersebut tidak ada riwayat perjalanan dan tidak ada riwayat kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Lampung.
Pasien 435 adalah perempuan berusia 54 tahun dari Bandar Lampung yang merupakan hasil tracing dari pasien 392.
Saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.
Pasien 436 adalah laki-laki berusia 33 tahun berasal dari Bandar Lampung yang merupakan hasil tracing pasien 400, dan saat ini sedang isolasi mandiri.
Pasien 437 laki-laki usia 31 tahun dari Bandar Lampung dan sedang isolasi mandiri.
Pasien 438 adalah laki-laki usia 52 tahun dari Bandar Lampung yang merupakan pelaku perjalanan dari Turki, dan saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah Lampung.
Pasien 439 adalah perempuan berusia 68 tahun dari Bandar Lampung yang merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta, dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit pemerintah di Bandar Lampung.
Pasien 440 adalah laki-laki berusia 51 tahun dari Lampung Selatan adalah pelaku perjalanan dari Jakarta, dan sedang isolasi mandiri.
Untuk pasien yang selesai isolasi ada penambahan satu orang dari Lampung Timur.
Ia adalah pasien 363, laki-laki berusia 51 tahun.
Pasien Meninggal Dunia
Lalu ada satu orang pasien meninggal dunia berasal dari Bandar Lampung.
Ia adalah pasien 376, perempuan berusia 58 tahun.
Kronologinya, pasien merupakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 26 Agustus 2020 dari hasil tracing pasien 350.
Pada 30 Agustus 2020, kondisi kesehatan pasien semakin menurun.
Tanggal 4 September 2020 pukul 11.28 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia.
Pemulasaran jenazah dilakukan dengan protokol Covid-19. (Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/21-balonkada-hasil-swab-corona-negatif.jpg)