Berita Nasional

Tak Terima Giginya Disebut Mirip Drakula, Pria Tega Bunuh Calon Istrinya

Tak terima giginya disebut mirip drakula, seorang pria di Bontang, Kalimantan Timur tega membunuh kekasihnya.

Istimewa
Kapolres Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo (tengah) saat memberi keterangan pers di Mapolres Bontang, Kaltim, Sabtu (5/9/2020). Tak Terima Giginya Disebut Mirip Drakula, Pria Tega Bunuh Calon Istrinya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang pria tega menghabisi wanita calon istrinya sendiri gara-gara tak terima giginya disebut mirip drakula.

Selain itu, pelaku mengaku kalut saat diminta uang mahar pernikahan sebesar Rp 25 juta.

Pelaku menghabisi korban dengan cara memukulinya di kamar hotel. Korban adalah seorang janda tiga anak.

Punya rencana menikah, M (30) justru tega menghabisi nyawa pujaan hatinya.

Peristiwa nahas itu nampak tak terpikirkan sebelumnya oleh korban.

Kini, pelaku berinisial M hanya bisa menyesal dan mengaku selalu terbayang wajah korban usai membunuhnya. 

Curhat Dibenci Ayah karena Idolakan KPop, Gadis ARMY Fan BTS Asal Turki Bunuh Diri

Foto Istri Kades Tanpa Busana Mendadak Tersebar, Korban Mengaku HP-nya Hilang

Dulu Aaliyah Massaid Pernah Lihat Ibunya Pakai Narkoba, Kini Reza Artamevia Ditangkap Polisi

Curhat Paula Verhoeven ART Minta Keluar, Baim Wong: Kamu Galak Kali

Korban yang merupakan seorang janda anak tiga itu menjalin hubungan asmara dengan M.

Keduanya bahkan sudah berencana akan menikah.

Namun kejadian nahas itu membuat rencana pernikahan itu tak terlaksana.

MA justru tewas di tangan kekasihnya sendiri, M. 

M melakukan aksinya saat menginap di hotel kawasan Kota Bontang, Kalimantan Timur bersama korban.

Berdasarkan informasi pihak hotel, keduanya check in pada Kamis (3/9/2020).

MA lantas ditemukan sudah tak bernyawa pada Jumat (4/9/2020).

Dari hasil pemeriksaan, peristiwa itu terjadi setelah M melakukan hubungan badan.

tribunnews
Warga Jalan KS Tubun Bontang geger. Mayat perempuan ditemukan tergeletak di atas kasur kamar hotel Bontang, Jumat (4/9/2020). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI)

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolres Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo.

Saat itu, korban disebut sempat menghina korban.

"Ada peristiwa di kamar hotel, M setelah melakukan hubungan intim sebanyak 3 kali. Korban menyampaikan kepada pelaku, gigi pelaku seperti drakula," katanya saat konferensi pers di halaman Mapolres Bontang, Sabtu (5/9/2020).

Selain itu, korban juga disebut mendesak M segera menyiapkan uang Rp 25 juta.

Dilansir TribunKaltim, uang tersebut diminta sebagai jujuran.

Seperti diketahui bahwa mereka berencana menikah.

Namun, M belum bisa memenuhi keinginan korban. 

Hingga akhirnya M merasa makin tertekan.

Alhasil, M tega habisi nyawa kekasih yang rencananya hendak dinikahinya itu.

"Korban meminta uang jujuran untuk nikah, sebesar Rp 25 juta. Merasa tertekan, maka pelaku, genggam erat pergelangan tangan korban.

Menerima perlakuan keras, korban menyatakan belum jadi suami sudah berkata kasar.

Dengar begitu, pelaku makin jengkel lalu mencekik leher korban," bebernya.

Aksi pelaku tak berhenti di situ, M juga memukuli korban.

tribunnews
Pelaku M (30) saat dimintai keterangan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, Sabtu (5/9/2020). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI)

M diketahui turut menggunakan helm sebagai alat pukul ke korban.

Pelaku bahkan sampai menginjak leher korban.

Bantal kamar hotel melati jadi pelampiasan kekesalannya yang terakhir.

M membekap wajah kekasihnya pakai bantal, hingga korban kehabisan nafas lalu tewas di tempat.

M kemudian mengenakan kembali celana korban dan menutupi jasadnya dengan seprai.

"Darah yang ada di lantai dilap dengan kain seprai bantal. Pelaku lalu melarikan diri, ia buang sarung bantal di suatu tempat, kami temukan barang bukti itu di kawasan HOP," ungkapnya.

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat menangkap pelaku. 

Tim Rajawali Polres Bontang dibantu Jatanras Polda Kaltim berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud Hidayat mengatakan korban dibunuh oleh kekasihnya.

"Dari keterangan saksi yang juga petugas hotel, mereka check in Kamis (3/9/2020) kemarin. Berdua," katanya.

Diketahui kasur dengan seprai putih yang menyelimuti jasad korban terdapat bercak darah.

Pada tubuh korban terdapat luka fisik.

"Wajah penuh luka lebam. Ada luka sobek juga di leher," ungkap Makhfud.

Sementara itu M mengaku menyesal telah membunuh kekasihnya sendiri.

"Saya mengakui. Menyesal terhadap apa yang saya lakukan kepada almarhum korban," katanya.

"Tak ada niat untuk membunuh. Itu secara spontan," tuturnya.

M mengaku dirinya bertemu dengan korban di facebook.

Kemudian mereka menjalani hubungan sejak 1 bulan lalu.

"Saya tahu dia punya anak 3," ucapnya.

Meski terbilang baru seumur jagung, komitmen untuk ke jenjang lebih serius telah dibicarakan.

"Awal perkenalan di facebook. Sudah 2 kali (bersetubuh). Berbeda tempat, mas," ucapnya.

"Kalau saya serius sama almarhum korban. Tapi ya, didesak sejumlah uang untuk acara pernikahan nilainya Rp 25 juta belum sama cincinnya," bebernya.

Di sisi lain, M mengaku selalu terbayang wajah korban usai membunuhnya.

Sejak kabur keluar Bontang sampai mendekam di sel kantor polisi.

Hal itulah yang juga mendorong ia hendak nekat bunuh diri menenggak cairan pembasmi nyamuk.

"Sampai sekarang saya kepikiran. Terbayang-bayang dengan arwah almarhum korban," katanya.

Artikel ini telah tayang di ttps://bogor.tribunnews.com/2020/09/06/pria-nekat-habisi-nyawa-kekasih-yang-akan-dinikahinya-kini-selalu-terbayang-wajah-korban?page=all.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved