Kabar Artis
Motor Pelawak Dede Sunandar Raib, Panik saat Matanya Ditutup dari Belakang
Dede Sunandar tambah panik ketika Sule datang bersama seseorang dan kemudian tiba-tiba menutup matanya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Pelawak Dede Sunandar panik setengah mati ketika kunci beserta motornya raib dari parkiran.
Sekuriti yang berjaga di parkiran pun mengaku tak tahu menahu keberadaan motor Dede Sunandar.
Dede Sunandar tambah panik ketika Sule datang bersama seseorang dan kemudian tiba-tiba menutup matanya.
Saat itu, Dede Sunandar sedang memarkirkan motornya di tempat parkir yang tak jauh dari studio tempat syutingnya.
Mengetahui motornya tiba-tiba hilang, Dede Sunandar pun mengobrak-abrik tasnya mencari kunci motor.
Bahkan semua isi tasnya itu dikeluarkan semua ke tanah. Namun kunci motor itu tak ada.
"Kuncinya mana ya? Motornya gak ada lagi, ada yang bawa tah?" tanya Dede Sunandar kepada diri sendiri, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Sule Channel, Rabu (9/9/2020).
• Diminta Dede Sunandar Bayar Mi Ayam yang Dimakan, Sule Ungkit Utang Rp 40 Juta
• Sule Dapat Ancaman Pembunuhan Gara-gara Kedekatan Rizky Febian dengan Anya Geraldine
Akan tetapi, motornya itu tetap tak ketemu.
Maka dari itu, Dede Sunandar pun bertanya pada satpam yang menjaga tempat parkirnya.
"Pak, lihat motor saya gak pak?' tanya Dede Sunandar.
"Enggak tahu," jawab satpam.
Sontak, Dede Sunandar pun makin panik ketakutan.
"Aduh, kemana ya nih motor," ucap Dede Sunandar dengan raut wajah ketakutan.
Kemudian, Dede Sunandar pun keluar dari tempat parkir.
Komedian Sule yang melihat Dede Sunandar langsung mengejarnya.
"Ayo kita kejar, kita kejar," ucap Sule sambil berlari.
Ketika menghampiri Dede Sunandar, Sule pun bertanya soal apa yang terjadi.
"De, kenapa?" tanya Sule.
"Kunci sama motornya gak ada pak," jawab Dede Sunandar.
"Lu tadi emang disimpan dimana?" tanya Sule lagi.
"Disini, di tas sini. Tapi gak ada," jawab Dede Sunandar lagi.
Kemudian, Dede Sunandar pun mengaku dirinya sudah mengobrak-abrik tasnya untuk menemukan kunci tersebut.
Akan tetapi kunci motor itu beneran hilang.
"Serius lu? Beneran gak ada banget? Lu udah cek?" tanya Sule penasaran.
"Serius, gak ada," tegas Dede Sunandar.
Lantas, Sule mencoba ikut mengobrak-abrik tas Dede Sunandar untuk mencari kunci motornya.
Tak disangka, kunci motor tersebut ada di dalam tas Dede Sunandar.
"Kok kuncinya tiba-tiba ada sih? Beneran tadi saya udah obrak-abrik di dalam sana gak ada," ujar Dede Sunandar.
"Tapi motornya tetap hilang, gak ada," imbuhnya dengan raut wajah sedih.
Namun Sule masih tidak percaya mendengar aduan Dede Sunandar bahwa motornya itu hilang.
"Gak mungkin, security-security di sini kan ketat sekali," tegas Sule.
"Makanya, aneh sekali. Tapi tadi Dede ngecek gak ada motornya di tempat tadi naro," jawab Dede Sunandar.
"Serius lu?" tanya Sule.
"Serius," tegas Dede Sunandar.
Lantas, Sule mengajak Dede Sunandar kembali menuju tempat parkiran.
"Tadi lu nyimpennya dimana?" tanya Sule.
"Di daerah sini," jawab Dede Sunandar sambil menunjukan lokasinya.
Ketika berjalan mendekati tempat motornya Dede Sunandar sempat terparkir, Sule sempat khawatir dituduh.
"Tapi lu gak nuduh gue kan?" tanya Sule.
"Enggak lah. Orang kunci ada di sini, ngapain juga nuduh bapak. Ngapain juga bapak jahil-jahil begitu," papar Dede Sunandar.
"Di sini saya nyimpennya. Orang saya tadi recehnya digeletakin di sini," ujar Dede Sunandar sambil mengambil kunci motornya.
Namun ketika Dede Sunandar mencari kunci, tiba-tiba ia ditutup matanya oleh Sule dari belakang.
"Lu buruan ikut gue, bawa tasnya juga," ancam Sule.
Mendengar ancaman Sule, Dede Sunandar sempat ketakutan.
"Saya gak diapa-apain kan pak?" tanya Dede Sunandar.
Namun Sule lantas meminta Dede Sunandar untuk terus berjalan mengikuti arahannya.
"Pak, saya mau dibawa kemana pak? Saya masih SMP," pinta Dede Sunandar ketakutan.
Setelah itu, Dede Sunandar pun dibawa Sule dan asistennya ke belakang tempat parkir.
Ternyata, di sanalah motor Dede Sunandar berada, setelah sebelumnya dinyatakan hilang.
Kemudian, penutup mata Dede Sunandar pun dibuka.
Betapa terkejutnya Dede Sunandar melihat motor tersebut ternyata masih ada.
Akan tetapi, Dede Sunandar mencurigai sosok yang sudah nekat memindahkan motornya.
"Kok bisa disini? siapa yang mindahin motornya?" tanya Dede Sunandar
Ditanya seperti itu, Sule pun akhirnya mengakui bahwa dirinya lah yang menyembunyikan motor Dede Sunandar.
Sontak Dede Sunandar kaget.
"Makanya gue ngash tahu, gue sengaja ngumpetin motor ini," ungkap Sule.
"Tuh kan bener bapak yang ngumpetin. Tadi katanya enggak," timpa Dede Sunandar.
Lantas, Sule pun mengungkapkan alasannya menyembunyikan motor Dede Sunandar.
Dengan nada tegas dan reaksi kerasnya, Sule memperingatkan Dede Sunandar untuk berpikir.
"Gue sengaja ngumpetin ini, biar elu mikir!," tegas Sule bereaksi.
"Kenapa lagi emangnya sih pak?" tanya Dede Sunandar.
Bagaimana tidak? Disebutkan Sule, Dede Sunandar ini termasuk orang yang ceroboh menaruh barang penting sembarangan.
"Lu nyimpen kunci di tas beginian, Terus lu geletakin dimana aja, tadi ada di ruangan belakang," tegas Sule.
"Di sana kan banyak orang," timpal asisten Sule.
"Tuh sekarang udah ada (motornya). Lain kali jangan gitu lagi!" ujar Sule masih tegas.
"Coba kalau orang lain yang nemu. Bawa tasnya, terus nemu 'wah ada kunci nih'. Bisa aja kan ngetes satu persatu," imbuhnya lagi.
"Kita tuh harus waspada dalam hal apapun," tegas Sule lagi.
Mendengar reaksi Sule yang tegas, Dede Sunandar pun meminta maaf.
"Iya maaf pak. Lain kali Dede bakal naro tas yang bener," pungkas Dede Sunandar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dede-sunandar-dan-sule-motor-hilang.jpg)