Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Israel Berlakukan Lockdown Jilid II

Jumlah kasus Covid-19 aktif hingga saat ini adalah sebanyak 7,2 juta kasus dengan 7,17 juta dalam kondisi ringan dan 60.874 dalam kondisi serius

Editor: Romi Rinando
TRIBUN/PUSPEN TNI/LETNAN KUNCORO
Foto Ilustrasi : Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Israel Berlakukan Lockdown Jilid II 

AMMAR AWAD/REUTERS Polisi Israel melakukan pengecekan pada seorang pengendara mobil saat penutupan jalan utama, dalam upaya menahan penyebaran virus corona. Foto diambil pada 12 April 2020.

Melansir CNN, Israel menyetujui kebijakan penguncian umum kedua pada Minggu (13/9/2020) malam, karena lonjakan kasus yang terus terjadi. 

Penguncian (lockdown) ini diperkirakan dimulai pada Jumat (18/9/2020) sore, dengan kebijakan pembatasan yang kurang lebih sama dengan penguncian pertama pada April silam.

Sekolah-sekolah, restoran (kecuali delivery), dan tempat-tempat hiburan akan ditutup, termasuk bisnis-bisnis lain, pada periode awal selama tiga minggu.

Sektor publik akan beroperasi dengan tenaga kerja yang dibatasi. Sementara, sektor bisnis privat dapat beroperasi selama orang-orang yang bukan pegawai tidak masuk ke lingkungan kerja.

Orang-orang akan diwajibkan untuk tetap tinggal pada radius 500 meter dari rumah.

Layanan darurat, termasuk apotek dan toko makanan akan tetap dibuka. 

Adapun perkumpulan di luar ruangan akan dibatasi maksimal 20 orang dan di dalam ruangan maksimal 10 orang.

 Pembatasan-pembatasan ini akan dilonggarkan saat terjadi penurunan tajam pada tingkat infeksi meskipun tidak ada angka pasti yang disebut sebagai indikator.

Hingga kini, Israel sendiri telah mencatatkan 155.064 kasus Covid-19 dengan 1.119 kasus kematian dan 114.998 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Inggris 

Pemerintah Inggris kembali mengumumkan kasus-kasus baru virus corona yang terjadi di wilayahnya.  

Pada Minggu (13/9/2020), ada 3.330 kasus Covid-19 yang dilaporkan.

Dengan demikian, jumlah total kasus virus corona yang telah dikonfirmasi di negara ini menjadi sebanyak 368.504 kasus.

Jumlah kasus kematian total yang telah dilaporkan sejauh ini adaah sebanyak 41.628. Sementara, jumlah pasti pasien sembuh tidak diketahui.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved