Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Banpol PP Bandar Lampung Ngaku Banyak Hambatan Tertibkan Orang Gila, Gelandangan dan Pengemis

Permasalahan orang gila, gelandangan dan pengemis seakan tidak pernah selesai di Kota Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Kepala Banpol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi. Banpol PP Bandar Lampung Ngaku Banyak Hambatan Tertibkan Orang Gila, Gelandangan dan Pengemis. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Permasalahan orang gila, gelandangan dan pengemis seakan tidak pernah selesai di Kota Bandar Lampung.

Meski Badan Kepolisian Pamong Praja (Banpol PP) dan Dinas Sosial Bandar Lampung sering kali melakukan penjaringan serta pembinaan, kehadiran mereka tetap saja menjamur.

Kepala Badan Pol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi mengaku, keberadaan orang gila, gelandangan dan pengemis yang kerap berkucing-kucingan selalu menjadi penghambat proses penertiban.

"Hambatannya pasti penertiban orang gila, karena lokasi yang selalu berpindah," ujar Suhardi Syamsi, Senin (14/9/2020).

Selain karena lokasi yang selalu berpindah, ia juga mengaku ketiadaan panti sosial juga berpengaruh terhadap pembinaan orang-orang yang kerap meresahkan warga itu.

Pol PP Bandar Lampung Kesulitan Lacak Orang Gila, Suhardi Syamsi: Lokasinya Selalu Berpindah

BREAKING NEWS Syekh Ali Jaber: Saya Tidak Terima Pelaku Dianggap Gila

"Benar kita tidak ada panti. Tapi Dissos sudah bekerja sama dengan salah satu pondok di daerah Kemiling," kata Suhardi Syamsi.

Ia juga mengatakan tidak mudah menyembuhkan kejiwaan orang gila yang secara mayoritas itu tidak memiliki identitas.

"Rumah sakit yang melayani masalah kejiwaan tidak pernah menerima pasien yang tanpa identitas. Sedangkan orang gila secara mayoritas tidak memiliki idetitas," jelas Suhardi Syamsi.

Ia juga mengaku sebagian besar gelandangan dan pengemis yang sebelumnya terjaring penertiban merupakan penduduk luar Kota Bandar Lampung.(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved