Tribun Metro
DPRD Metro Tampung Protes Pedagang Shopping Center
DPRD Kota Metro menyatakan siap menindaklanjuti usulan para pedagang terkait pemagaran di perbatasan Metro Mega Mall (M3) dan Shopping Center.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Sementara yang sudah dibangun Nolimax seluas 13.000 lebih meter persegi.
Protes Pemagaran
Pedagang Shopping Center menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Metro, Senin (14/9/2020).
Aksi dilakukan untuk memprotes pemagaran si sisi barat Shopping Center.
Ketua Paguyuban Shopping Center Sultan Fahli Harman mengatakan, pihaknya meminta pemerintah dapat mendengar keluhan pedagang terkait pembangunan pagar oleh PT Nolimax Jaya.
"Kita minta pemerintah memberikan informasi yang sebenar-benarnya. Sejak 2016, PT Nolimax kan sudah dinyatakan tidak boleh melakukan pembangunan apa pun," ujarnya selepas bertemu DPRD Metro.
Pihaknya meminta Pemkot Metro membuka dan memberikan informasi seluas-luasnya terkait keterlibatan PT Nolimax Jaya.
• BREAKING NEWS Syekh Ali Jaber: Saya Tidak Terima Pelaku Dianggap Gila
Pedagang juga menolak pembangunan pasar yang dilakukan oleh PT Nolimax Jaya.
"Jangan sampai pembangunan di Kota Metro ini tidak sesuai lagi ke depannya. Kita meminta pagar seng segera dibongkar. Kalau keluhan kita tidak didengar, kita siap datang dengan jumlah yang lebih banyak lagi," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)