Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kasus Covid-19 di Lampung Menanjak, LBH Usul Pilkada Ditunda

Kasus Covid-19 di Lampung sedang dalam tren menanjak. Ada saran Pilkada Serentak di Lampung 2020 ditunda.

Istimewa
Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Joviter

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasus Covid-19 di Lampung sedang dalam tren menanjak.

Ada saran Pilkada Serentak di Lampung 2020 ditunda.

Pada Desember 2020 mendatang akan digelar pilkada serentak di 8 kota/kabupaten di Lampung.

Namun, kondisi dilematis muncul karena kasus Covid-19 di Lampung sedang dalam grafik melonjak.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Bandar Lampung menilai, dengan belum terkendalinya penyebaran Covid-19, bahkan jauh dari kata berakhir, penundaan tahapan pilkada dinilai sangat tepat.

Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan mengatakan, penundaan Pilkada sangat diharuskan melihat situasi dan kondisi Indonesia saat ini.

4 Pasang Bacalonkada Metro Memenuhi Syarat untuk Ikut Pilkada Metro 2020

Punya Riwayat Stroke, Pasien Covid-19 di Metro Meninggal Dunia

"Apabila tahapan pilkada tetap dilanjutkan, potensi meningkatnya kasus Covid-19 semakin tidak terkendali atau menjadi klaster pilkada, sehingga berpotensi terjadi pelanggaran hak asasi manusia," ujar Chandra dalam keterangan pers yang diterima Tribunlampung.co.id, Rabu (16/9/2020).

Untuk itu, lanjutnya, penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah diimbau untuk mengusulkan penundaan pilkada kepada pemerintah pusat.

"Hal itu sangat dibutuhkan dalam mengambil keputusan untuk mementingkan kepentingan hidup masyarakat daripada mementingkan kepentingan partai politik, kontestan dan pihak terkait dalam pemilihan kepala daerah," kata Chandra.

Halaman
12
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved