Takut Mati dan Ingin Abadi Miliarder Pendiri PayPal Bangun Perusahaan untuk Awet Muda & Panjang Umur

Beberapa orang super kaya di dunia berusaha memperpanjang hidup mereka dari 70-80 tahun.

Tayang:
Editor: Romi Rinando
24h/Alcor
  Mereka menganggap Cara mengawetkan orang mati seperti ini bisa menghidupkannya kembali di masa depan.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Ada-ada saja ulah orang kaya satu ini. Karena takut kematian ia rela melakukan apapun demi bisa hidup abadi.

Padahal, kematian dan menua merupakan sebuah ketetapan Allah Yang Maha Kuasa dan tidak bisa ditawar-tawar

Namun, hal itu tidak berlaku bagi orang kaya satu ini yang mencoba melawan kodrat dan takdir. Karena miliuner ini  rela menggelontorkan dana untuk mendapatkan kehidupan abadi.

Menurut 24h.com.vn, orang super kaya sedang berusaha melakukan upaya semaksimal mungkin untuk menopang kehidupan.

Mereka tak mau mati, dan berharap bisa dihidupkan kembali secara ilmiah.

Kuncinya adalah uang, beberapa orang super kaya di dunia berusaha memperpanjang hidup mereka dari 70-80 tahun.

Misalnya, Peter Thiel miliarder pendiri PayPal dari AS, berinvestasi pada beberapa penelitian medis untuk memperpanjang umur mereka.

 
Mereka menganggap Cara mengawetkan orang mati seperti ini bisa menghidupkannya kembali di masa depan. 
 Mereka menganggap Cara mengawetkan orang mati seperti ini bisa menghidupkannya kembali di masa depan.  (24h/Alcor)

Miliarder Rusia Tewas Kecelakaan di Bali

Li Ziqi Gadis Desa yang Sukses Jad Miliarder dengan Membuat Konten Video Memasak Makanan

Nama Anak Irish Bella & Ammar Zoni Langka dan Syarat Makna, Ammar Zoni Beberkan Artinya

Thiel berinvestasi di perusahaan bernama Ambrosia.

Ini adalah salah satu dari tiga perusahaan yang melakukan eksperimen transfusi darah "vampir" untuk membuat orang-orangnya hidup awet muda.

Eksperimen ini memungkinkan, orang-orang lansia akan disuntikkan dengan darah kaum muda.

Menurut pakar ABC Finance, tes transfusi darah ini bernilai hingga 6.000 poundsterling (Rp100 juta), hingga 215.000 pound (Rp 4 miliar).

Teknik ini sudah dilakukan uji coba dan bekerja dengan baik pada tikus, tetapi belum menunjukkan hasil positif pada manusia.

Badan pengawas obat dan makanan AS, memperingatkan teknik ini tidak memiliki manfaat klinis yang terbukti, bahkan mungkin berbahaya.

Jika transfusi darah tidak bisa membuat mereka abadi, orang super kaya masih memiliki alternatif lain yaitu membekukan tubuh.

Idenya adalah membekukan tubuh manusia yang hampir mati, supaya bisa dibangkitkan kembali dengan teknologi di masa depan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved