Rumah Sakit Imanuel Lampung

Lina Agustina Ungkap Cara Cegah Penularan dan Penyebaran Virus Covid 19

Lina Agustina, S.Kep., Tim PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) Rumah Sakit Imanuel Way Halim menjelaskan cara pencegahan penularan dan penyebara

Tayang:
ist
Lina Agustina, S.Kep., Tim PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) Rumah Sakit Imanuel Way Halim menjelaskan cara pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19. Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya tentang “Apa saja yang harus dilakukan jika kita mencurigai diri kita sendiri tertular Covid-19”, Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Lina Agustina, S.Kep., Tim PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) Rumah Sakit Imanuel Way Halim menjelaskan cara pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.

Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya tentang “Apa saja yang harus dilakukan jika kita mencurigai diri kita sendiri tertular Covid-19”, Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan.

Covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia.

Anda dapat mengurangi resiko penularan amupun penyebaran Covid-19 dengan melakukan beberapa langkah kewaspadaan, seperti :

1.      Sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir, atau dengan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol untuk membunuh virus di tangan Anda.

2.      Menjaga jarak minimal 1,5 - 2 meter dengan orang lain.

Karena ketika seseorang batuk, bersin, atau bicara, orang tersebut mengeluarkan percikan dari hidung dan mulutnya.

Percikan ini dapat membawa virus. Maka jika Anda terlalu dekat, Anda dapat menghirup percikan ini dan Virus Covid-19 jika orang tersebut terinfeksi penyakit ini.

3.      Menghindari pergi ke tempat ramai. Karena ketika Anda berkumpul bersama dalam kerumunan, Anda memiliki kemungkinan untuk melakukan kontak erat dengan orang yang terinfeksi Covid-19 dan lebih sulit untuk menjaga jarak fisik.

4.      Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Karena tangan menyentuh berbagai permukaan benda, dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan.

Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung dan mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke dalam tubuh Anda sehingga Anda menjadi sakit.

5.      Gunakan masker dengan benar dan disiplin. Jika menggunakan masker kain, pilihlah masker dengan bahan yang terdiri dari 2 lapis kain.

6.      Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda menjalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisu bekas tersebut.

7.      Tetaplah tinggal di rumah. Lakukan isolasi mandiri meskipun hanya memiliki gejala ringan seperti batuk, sakit kepala, dan demam ringan sampai Anda sembuh.

Mintalah seseorang untuk membawakan persediaan kebutuhan Anda. Kenakan masker di rumah maupun di luar rumah untuk menghindari penularan ke orang lain.

8.      Jika Anda demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah mencari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. Ikutilah arahan dari Dinas Kesehatan setempat Anda. Karena Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Daerah memilliki informasi terbatu tentang situasi di wilayah Anda.

Dengan memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu, petugas kesehatan yang akan merawat Anda dapat segera mengarahkan Anda ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tepat. Langkah ini juga melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.

9.      Menjaga kondisi tubuh tetap sehat dengan makan makanan bergizi, seperti sayur-sayuran dan buah, banyak minum air putih, rajin mengkonsumsi vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh seperti vitamin C, dan istirahat yang cukup.

10.  Tetap ikuti informasi terbaru dari sumber yang terpercaya seperti WHO (World Health Organization), Dinas Kesehatan Daerah dan Kementerian Kesehatan. 

Bagaimana agar dapat berbelanja secara aman? Saat berbelanja bahan makanan, tetaplah menjaga jarak minimal 1,5 - 2 meter dari orang lain, dan tidak menyentuh mata, mulut dan hidung.

Jika memungkinkan, bersihkan pegangan kereta belanja atau keranjang sebelum berbelanja.

Saat tiba di rumah, cuci tangan Anda sampai bersih dan juga setelah memegang dan menyimpan produk yang telah Anda beli. Saat ini tidak ada kasus konfirmasi Covid-19 yang ditularkan melalui makanan dan kemasan makanan.

Sampai saat ini, belum ditemukan obat yang terbukti dapat mencegah dan menyembuhkan Covid-19. Hanya ada beberapa pengobatan barat, tradisional, dan buatan rumahan untuk mengurangi dan meringankan gejala Covid-19.

Tidak direkomendasikan tindakan mengobati diri sendiri dengan obat apapun termasuk antibiotik.

Namun beberapa uji klinis sedang berlangsung atas obat-obatan barat maupun tradisional. Upaya-upaya pengembangan vaksin dan obat untuk mencegah dan mengobati Covid-19 pun sedang dikoordinasikan oleh para ahli.

Antibiotik tidak efektif melawan virus, karena antibiotik hanya efektif melawan infeksi bakteri, dan Covid-19 ini disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Sehingga antibiotik tidak boleh digunakan sebagai upaya pencegahan dan pengobatan Covid-19.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved