Badak Lampung FC
Liga 2 2020 Ditunda Lagi, Pelatih Badak Lampung: Pemain Tak Ada Libur, Kami Tetap Latihan
Pelatih Kepala Badak Lampung FC Rafael Berges Marin memastikan, skuat asuhannya tetap terus berlatih, meski gelaran kompetisi Liga 2 2020 ditunda.
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penundaan lanjutan kompetisi Liga 2 2020 hingga November 2020, membuat seluruh tim peserta kecewa, tak terkecuali Badak Lampung FC.
Terlebih, skuat Laskar Saburai, akan bertindak sebagai tuan rumah grup A dalam lanjutan kompetisi yang menggunakan format home tournament tersebut.
Meski kecewa, pelatih maupun pemain sama-sama tetap menjaga semangatnya untuk tetap melanjutkan latihan.
Pelatih Kepala Badak Lampung FC Rafael Berges Marin memastikan, skuat asuhannya tetap terus berlatih, meski gelaran kompetisi ditunda.
"Tidak ada libur untuk pemain pulang (kampung), kami tetap latihan rutin dan akan melakukan berbagai uji coba ke depannya," kata Rafael Berges Marin seperti dikutip dari Instagram resmi klub, @badaklampungfc, Rabu (30/9/2020) malam.
• Pemain Badak Lampung Kecewa dengan Penundaan Liga 2 2020, Wiganda Pradika: Ambil Positif Saja
• Hasil Akhir Tottenham Hotspur vs Chelsea, The Blues Tersingkir dari Carabao Cup
Pelatih berpaspor Spanyol tersebut juga berharap kompetisi benar-benar digulirkan pada November 2020.
"Saya berharap awal November (2020) semua bisa dimulai," ucap Rafael Berges.
Mengenai keputusan penundaan kembali kompetisi oleh PSSI dan Kemenpora, Rafael Berges mengaku, mendukungnya.
"Kami hanya bisa mendukung keputusan PSSI (menunda kompetisi) dan kapan liga akan mulai," kata eks Pelatih Mitra Kukar tersebut.
Sebelumnya, Manajer Tim Badak Lampung FC Dany Aulia juga telah memastikan, jika para penggawa Laskar Saburai tetap berada di mess dan tidak diliburkan.
Tim pelatih, kata Dany, tetap menggelar latihan rutin, meski keputusan dari PSSI dan Menpora menunda gelaran Liga 2 2020.
"Sementara kami tetap latihan, sambil menjaga kondisi pemain, jangan sampai kondisi mereka turun lagi," ujar Dany Aulia saat dikonfirmasi Tribunlampung.co.id, Selasa (29/9/2020).
Menurut Dany, akan sangat disayangkan jika para pemain diliburkan dalam kondisi puncak performanya.
"Sebenarnya sudah bisa dikatakan para pemain ini sudah masuk peak perform (puncak performa) setelah 2 minggu lebih kemarin latihan, nah jangan sampai turun lagi kondisinya," imbuh Dany Aulia.
Sebelumnya diberitakan, PSSI bersama Menteri Olahraga memutuskan untuk kembali menunda gelaran lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.
Keputusan tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (29/9/2020) siang.
Menanggapi penundaan tersebut, Manajer Badak Lampung FC Dany Aulia membenarkannya.
"Iya benar (ditunda), barusan habis konfrensi pers Ketum PSSI sama Menpora."
"Ya gimana, mau ngga mau kami harus mengikuti."
"Kami sudah memulai persiapan dengan yang sudah kami lakukan," ucap Dany Aulia saat dikonfirmasi Tribunlampung.co.id, Selasa (29/9/2020).
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam konfrensi pers yang juga dihadiri oleh Menpora Zainudin Amali, di Kantor Kemenpora RI, Selasa (29/9/2020), mengungkapkan, keputusan menunda Liga 1 dan Liga 2 sampai November 2020 tidak lepas dari sikap Polri terkait izin keamanan.
Pada Senin (28/9/2020), Polri memutuskan tidak akan memberi izin keramaian dalam berbagai tingkatan tertentu karena situasi pandemi virus corona di Indonesia yang belum membaik.
Mochamad Iriawan menyebut, PSSI menghormati keputusan Polri itu.
Mochamad Iriawan berharap, pandemi virus corona di Indonesia bisa membaik dalam satu bulan ke depan sehingga Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 bisa dilanjutkan pada November 2020.
"Menyikapi hal ini, PSSI menghormati dan memahami keputusan Mabes Polri."
"Pertimbangan keamanan, keselamatan, dan kemanusiaan paling utama," kata Mochamad Iriawan.
"PSSI memohon untuk menunda kompetisi selama satu bulan. Jika dimulai November 2020, kompetisi akan sesuai dan selesai pada Maret 2021."
"Kalau Desember 2020, akan mundur lagi, April 2021 sudah Ramadan, sementara Mei 2021 sudah memasuki persiapan Piala Dunia U-20 2021," ujar Mochamad Iriawan.
"Kami mohon waktu satu bulan agar bisa menggulirkan kompetisi kembali. Jika tidak, satu generasi tahun ini akan kesulitan," imbuh Mochamad Iriawan.
• Skuat Badak Lampung Tetap Latihan Meski Liga 2 2020 Kembali Ditunda
• Manajemen Badak Lampung Butuh Kepastian dari PSSI, Manajer Tim: Kami Sudah Rugi
"PSSI mengapresiasi kepada klub yang sudah bersemangat, berkorban, dan mempersiapkan timnya untuk kelanjutan kompetisi ini."
"Namun, kompetisi harus ditunda lagi karena faktor kemanusiaan dan keselamatan lebih penting," tandas Mochamad Iriawan.
"Mari berharap agar pandemi virus corona segera membaik sehingga kompetisi bisa bergulir lagi pada November 2020," harap Mochammad Iriawan.
(Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah/M Hardiansyah Kusuma)