Tribun Lampung Selatan

Capt Solikin Pastikan PT ASDP Bakauheni Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Capt Solikin mengatakan, untuk penerapan protokol kehehatan dilakukan mulai dari kewajiban menggunakan masker, kemudian sarana untuk cuci tangan.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dedi
Kunjungan kerja Pjs bupati Lamsel, Sulpakar ke ASDP cabang Bakauheni. Capt Solikin Pastikan PT ASDP Bakauheni Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – PT ASDP cabang Bakauheni menegaskan, secara konsisten menerapkan protokol kesehatan di pelabuhan penyeberangan.

Tidak hanya kepada para pengguna jasa.

Tetapi juga kepada seluruh pegawai, serta juga pada stakeholder yang ada di pelabuhan Bakauheni.

Ini dikatakan oleh general manajer PT ASDP cabang Bakauheni, Capt Solikin saat menerima kunjungan kerja pejabat sementara bupati Lampung Selatan, Sulpakar pada Selasa (13/10/2020).

Capt Solikin mengatakan, untuk penerapan protokol kehehatan dilakukan mulai dari kewajiban menggunakan masker, kemudian sarana untuk cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh serta juga penerapan jaga jarak (social distancing).

“Kita konsisten untuk penerapan protokol kesehatan di pelabuhan penyeberangan Bakauheni ini. Baik kepada pengguna jasa maupun staff pegawai kita. Juga kepada stakeholder lainnya di pelabuhan,” kata dia.

Baca juga: ASDP Jadwalkan Penyeberangan, Penumpang Bisa Check in 2 Jam Sebelum Berangkat 

Baca juga: Pjs Bupati Lampung Selatan Sulpakar Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Pelabuhan Bakauheni

Capt. Solikin menegaskan, penerapan protokol kesehatan ini telah dilakukan sejak awal munculnya pandemi Covid-19.

Untuk pemeriksaan, lanjutnya, juga melibatkan pihak kantor karantina kesehatan pelabuhan (KKP).

“Untuk memastikan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan, petugas kita melakukan pengawasan. Kita melakukan patroli bersama dengan pihak BPTD, KSOP dan juga unsur keamanan,” ujar dirinya.

Bahkan, lanjutnya, khusus untuk petugas di pelabuhan yang melanggar ketentuan dari protokol kesehatan diberi peringatan keras.

Bahkan, bagi petugas yang mendapati adanya pengguna jasa yang mengabaikan protokol kesehatan.

Mereka, kata Capt Solikin, harus menegur dan memastikan pengguna jasa mematuhi protokol kesehatan.

Capt Solikin menambahkan, pandemi covid-19 berdampak pada arus penyeberangan.

Dimana ketika kondisi normal sebelum pandemi arus penyebaran kendaraan per hari bisa mencapai 7.000 lebih per hari.

Saat ini dengan adanya pandemi. Apalagi adanya pembatasan di wilayah DKI Jakarta, arus penyeberangan untuk kendaraan perhari hanya rata-rata sekira 5.500 hingga 6.000 unit.

“Memang ada penurunan. Khususnya untuk kendaraan pribadi dan penumpang pejalan kaki dampak dari pandemi covid-19 ini,” kata capt Solikin. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved