Berita Nasional
16 Gadis ABG Dicabuli Pemilik Distro di Lamongan, Diraba saat Jajal Pakaian Modus Jadi Model
Pemilik distro W-Rock di Lamongan meraba-raba tubuh korban dengan modus mencoba pakaian yang akan dijual di distro miliknya.
Dua korban di antara 16 korban lainnya, PN (17) dan AN (19) mengakui, bahwa itulah modus pelaku menjerat para korbannya.
Namun, ada satu korban yang kebablasan sampai menuruti permintaan tersangka untuk oral seks.
"Waktu mencocokan ukuran baju itu kesenggol payudaranya. Maaf saya khilaf," ujar M Satrya Nur Rochman.
Modus yang dilancarkan pada 16 korbannya itu terjadi kurun waktu tahun 2020, antara pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Ulah nakal tersangka ini sekian lama banyak didiamkan para korbannya.
Tapi aksi itu berhasil terkuak, saat dua di antara para korban tersangka curhat pengalaman tak mengenakkan mereka di media sosial Facebook.
Berawal dari curhatan dua dua korban tersebut, para korban lainnya baru kemudian buka suara. Mereka juga mengaku diberlakukan hal serupa oleh tersangka, Satrya.
Pengakuan korban di luar PN dan AN, ternyata tersangka pernah memaksa bersetubuh ke seorang korban, dengan cara menarik korban menuju kamar belakang.
Tapi persetubuhan paksa itu tidak berhasil, karena korban berani menolak dan melepas cengkraman tangan pelaku.
Sontak hal tersebut menjadi ramai di medsos. Semua korban juga mengungkapkan, tidak adanya tindak lanjut sebagai model sesuai yang dijanjikan pelaku.
Dua korban, PN dan AN akhirnya memberanikan diri melaporkan apa yang dialami mereka ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan.
"Berawal dari laporan dua korban ini, perilaku tersangka terungkap dan mengembang pada 14 korban lainnya, " kata Harun.
Berbekal keterangan korban, Tim Reskrim Unit PPA menangkap tersangka di rumahnya.
Meski sempat menolak, namun akhirnya tersangka menurut ketika digelandang ke Mapolres Lamongan.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya 4 kaos, 1 celana jeans, 1 buah sticker bertuliskan W Rock Store berwama merah dan putih, 1 tas plastik wama putih bertuliskan W Rock Store, 1 gantungan baju warma hitam yang digunakan tersangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-celana-jeans_20171004_114703.jpg)