Badak Lampung FC
Liga 2 2020 Akan Bergulir 7 November, Begini Tanggapan Balafans
Berdasarkan hasil manager meeting klub Liga 2 beberapa hari yang lalu yang bersepakat untuk melanjutkan Liga 2 Indonesia pada 7 November mendatang.
Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Hardiansyah Kusuma
TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kompetisi Liga 2 Indonesia yang sempat tertunda beberapa waktu yang lalu tampaknya mulai menemui titik terang.
Hal ini berdasarkan hasil manager meeting klub Liga 2 beberapa hari yang lalu yang bersepakat untuk melanjutkan Liga 2 Indonesia pada 7 November mendatang.
Menanggapi hal ini Aviv Hidayat selaku ketua umum Balafans Lampung kepada Tribunlampung.co.id mengatakan pesimistis bahwa kompetisi yang akan dilanjutkan 7 November 2020.
Mengingat masa Pandemi yang belum kunjung berakhir serta masa persiapan jelang Pilkada yang sudah pasti lebih memungkinkan untuk tetap digelar dari pada kompetisi Liga Indonesia.
"Apapun alasan penundaan Kompetisi Liga, rasa kecewa yang teramat dalam dari kami pencinta sepakbola. Banyak cibiran tentang alasan penundaan, bahkan ada yg sampai ingin boikot Pilkada," kata Aviv Hidayat, Sabtu (17/10/2020).
Baca juga: Liga 2 2020 Bakal Bergulir 7 November, Blaster Saburai: Semoga Tidak Ditunda Lagi
Baca juga: Liga 2 Ditunda, Pelatih Fisik Sebut Tidak Ada Pengurangan Latihan Bagi Skuat Badak Lampung FC
"Tapi bagi kami sepak bola dan Pilkada adalah dua hal yang berbeda, dan jika Pilkada bisa berjalan maka seharusnya Liga juga tetep bisa jalan. Hanya mungkin waktu pelaksanaannya saja yang harus diatur dengan baik sehingga tidak ada yang merasa dirugikan," sambung Aviv.
Lebih lanjut Aviv menilai klub Peserta Liga pasti akan mengalami kerugian yang sangat besar, biaya operasional tim pasti tetap harus dikeluarkan hingga kepastian Liga bergulir yang masih belum jelas dan pasti.
Menurutnya pemerintah serta PSSI dan PT LIB harus ikut bertanggung jawab untuk masalah tersebut.
"Jangan dibiarkan begitu saja atau main tunda-tunda saja. Keuangan klub sedang diambang krisis, dan kemungkinan bisa membuat klub mundur atau merumahkan para pemain bahkan bubar atau bangkrut," tutur Aviv.
Aviv mengatakan sepak bola ini bukan bicara hanya di dalam lapangan, di luar lapangan pun banyak UKM atau pedagang kecil yang ikut terdampak karena penundaan ini.
Terlalu banyak masalah yang terjadi di negeri kita saat ini, dan mungkin hanya sepak bola yang dapat memberikan hiburan dan menciptakan rasa persatuan dan kekompakan di masyarakat negeri ini.
"Jadi jangan tunda kompetisi jika tidak ingin menambah masalah di negeri ini, jika Kompetisi Liga sudah berjalan, kami Badak Lampung Fans berharap semua masyarakat Lampung dapat mematuhi semua peraturan yang ditetapkan.
"Protokol kesehatan tetap jadi prioritas utama dan kita harus buktikan bahwa sepak bola adalah alat untuk pemersatu serta menjadi sarana hiburan seluruh masyarakat Indonesia untuk melawan pandemi Covid-19," pungkas Aviv Hidayat. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Hardiansyah Kusuma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/balafans-liga-2-2020-akan-bergulir-7-november-begini-tanggapan-balafans.jpg)