Tribun Bandar Lampung
Tangki Aspal Bitumen di IPC Panjang Terbakar, Kerugian Puluhan Juta Rupiah
BPBD Kota Bandar Lampung memperkirakan kerugian akibat terbakarnya tangki aspal milik Bitumen (PT Multi Trading Pratama) mencapai puluhan juta rupiah
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung memperkirakan kerugian akibat terbakarnya tangki aspal milik Bitumen (PT Multi Trading Pratama) mencapai puluhan juta rupiah.
"Kerugiannya diperkirakan Rp 50 juta," ujar Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki, Rabu (21/10/2020).
Menurutnya, inti sumber api berasal dari gudang aspal di mana ruangan itu memiliki luas 5x5 meter persegi.
"Personel kita turun sebanyak 15 orang yang juga dibantu oleh PMI satu orang dan UTC Gaspool 2 orang," kata dia.
"Api dipadamkan sekitar pukul 16.50 WIB," sebutnya.
Tangki pembakaran aspal di kantor Bitumen (Multi Trading Pratama), kawasan Indonesia Port Company (IPC) Panjang, Bandar Lampung, terbakar, Rabu (21/10/2020).
Baca juga: Tangki Pembakaran Aspal di Bandar Lampung Terbakar, Sempat Ada Ledakan, 3 Orang Luka Ringan
Baca juga: BREAKING NEWS Tercium Aroma Tak Sedap, Tukang Servis Elektronik di Bandar Lampung Ditemukan Tewas
Dari informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran karena terjadi overhaul (kepanasan) pada tangki pembakaran aspal.
Sempat terjadi ledakan, sehingga mengakibatkan tiga pekerja mengalami luka bakar ringan karena terkena percikan api.
Ketiga pekerja itu diketahui bernama Andan (28) sebagai operator boiler, Aldino Saputra (24) sebagai operator timbang, dan Rendi (28) pekerja PT Multi Trading Pratama.
Ketiga pekerja tersebut langsung dirujuk ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Beruntung, kejadian ini cepat ditangani oleh petugas gabungan BPBD dan Pelindo.
"Baru saja mobil damkar pulang karena api sudah dipadamkan," ujar petugas keamanan yang tidak menyebutkan namanya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki menyatakan, petugas sudah berhasil menjinakkan api setelah menurunkan tiga unit damkar.
"Sudah padam, tiga unit mobil pemadam kebakaran kami turunkan," kata M Rizki.
Menurutnya, belum dapat dipastikan penyebab kebakaran tangki pemanas aspal tersebut. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer/Joviter)