Berita Nasional
Video Detik-detik Angin Puting Beliung di di Marakas Bekasi
Video detik-detik angin puting beliung menerjang kawasan Marakas, Bekasi viral di media sosial.
Penulis: Bambang Irawan | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Angin puting beliung memporakporandakan lapak pedagang di Marakas, Pondok Ungu Permai, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/10/2020).
Video detik-detik angin kencang menerjang kawasan Marakas viral di media sosial.
Tampak dalam Video Viral tersebut, sejumlah lapak pedagang di lokasi yang masuk Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, itu tampak roboh hingga porak poranda.
Sejumlah warga di lokasi juga telihat panik.
Mereka berusaha menyelamatkan gerobak dagangan yang tak kuasa diterjang puting beliung.
Beberapa sepeda motor terpakir di kawasan ruko dekat lokasi tampak roboh.
Saksikan video berita selengkapnya di sini.
Puing-puing berserakan bersama angin yang berhembus kencang.
Pantauan TribunJakarta.com (grup Tribunlampung.co.id), pascaputing beliung menerjang, kondisi kawasan Marakas, Bekasi luluhlantah.
Terutama, lapak pedagang dan kios di pinggir jalan.
Sisa sampah juga masih terlihat berserakan di jalan akibat terbawa angin kencang yang berhembus siang tadi.
Sri Haryanti (45) pedagang jus buah di sekitar lokasi mengatakan, angin puting beliung terjadi sekira pukul 13.30 WIB.
"Pertama dari sana (arah selatan) lalu ke sana (menunjuk arah utara). Jam setengah dua siang itu udah kena tukang kebab, baru ke tempat saya kena juga," kata Sri.
Angin puting beliung terjadi cukup singkat.
Sri menyaksikan secara langsung dari awal angin terlihat berhembus sampai memporak porandakan lapak dagangannya.
"Kejadian sekitar 10 menitan, saya lagi di tempat saya dagang."
"Saya sempet lari ke dalam karena takut sama anak buah saya," tuturnya.
Baca juga: Sebelum Bunuh Wanita Kerabat Jokowi, Pelaku Minta Nomor PIN ATM Korban
Baca juga: Ratusan Ton Ikan Ditemukan Mati di Danau Toba Diduga karena Kehabisan Nafas
Sri mengaku ada tiga lapak dagangan miliknya rusak diterjang angin.
Atap gerobak, kaca hingga buah-buahan terbang ketika puting beliung mengamuk.
"Saya jualan jus, buah sama ayam bakar, tiga-tiganya kena."
Kerusakan tampak di mana atap gerobak jus Sri rusak, kaca di depot ayam bakarnya pecah sampai hancur.
"Sedangkan gerobak buah tadi sempet terbalik," paparnya.
Pedagang selain Sri mengalami nasib serupa.
Seperti di alami pedagang gorengan, kebab dan lainnya yang biasa mangkal di pinggir jalan.
"Banyak tadi pedagang, mereka juga sama gerobaknya pada terbalik, beberapa sudah pulang karena dagangannya hancur," tuturnya.
Angin puting beliung turut merusak sedikitnya 35 rumah di beberapa RW di Kelurahan Bahagia.
Lurah Bahagia Khoirul Anwar sudah meninjau langsung lokasi rumah yang rusak akibat puting beliung.
"Kita identifikasi ada 35 rumah tinggal yang rusak setelah kita berkunjung ke titik yang terjadi bencana," kata Khoirul.
Ia memastikan tidak ada kerusakan yang sifatnya permanen atau besar.
"Kordinasi dengan RW setempat bahwa kerusakannya ini dikategorikan ringan," ucap dia.
"Artinya tidak terjadi kerusakan permanen hanya sebatas genteng asbes dan pohon tumbang," ia menambahkan.
Khoirul memastikan tidak ada korban jiwa baik luka atau meninggal dunia bencana angin puting beliung ini.
"Alahamdulillah sampai saat ini belum ada laporan atau ditemukan korban luka apalagi korban jiwa," tegasnya.
Pihaknya sudah berkordinasi dengan kecamatan dan BPBD Kabupaten Bekasi untuk penanganan lanjutan.
Kerusakan yang diderita warga, dia berharap ada upaya lanjutan baik secara gotong royong atau bantuan dari pemerintah.
"Tadi kita berunding sama Pak RW, kita kolaborasi. Artinya nanti kita idenrifikasikan kalau memang ini tanggung jawab kita bersama," ungkap Khoirul.
"Kedepankan gotong royong. Apakah nanti akan ada bantuan dari pemerintah maupun swadaya," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul VIDEO Detik-detik Angin Puting Beliung Porak Porandakan Kawasan Marakas Bekasi
Videografer Tribunlampung.co.id/Bambang Irawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/detik-detik-angin-puting-beliung-porak-porandakan-bekasi.jpg)