Berita Nasional

Kapolda Riau Sebut Kompol IZ Penghianat Bangsa karena Jadi Kurir Narkoba

IZ berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau jadi kurir sabu.

Editor: taryono
polda riau
Kapolda Riau Sebut Kompol IZ Penghianat Bangsa karena Jadi Kurir Narkoba 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - IZ berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum ( Ditreskrimum) Polda Riau jadi kurir sabu.

IZ pun ditangkap polisi dengan barang bukti  sabu sebanyak 16 kilogram.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyebut Kompol IZ sebagai penghianat bangsa.

"Dia ini adalah penghianat bangsa," tegas Agung dengan nada geram saat konferensi pers di Mapolda Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (24/10/2020) sore.

Perwira berusia 55 tahun ini telah dipecat dari anggota polisi karena telah mencederai nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia.

"Kemarin mungkin anggota, tapi sekarang bukan," kata Agung.

Agung berharap, majelis hakim memberikan hukuman yang berat kepada oknum tersebut, termasuk rekan sesama kurir sabu, HW (51).

"Kita akan selesaikan proses hukum, baik internal maupun pertanggungjawaban hukum terkait undang-undang narkoba yang harus dia pertanggungjawabkan. Saya harap hakim memberikan hukuman yang layak untuk penghianat bangsa ini," sebut Agung.

Baca juga: Link Streaming Trans7 MotoGP Teruel 2020, Minggu 25 Oktober 2020 Jam 19.00 WIB

Baca juga: Istri Baru Kiwil Sudah Punya Anak 2, Istri Pertama Ucap Istighfar dan Beri Nasihat

Saat ini, kata Agung, pihaknya tengah memburu pelaku pengendali sabu yang dibawa oknum polisi dan rekannya, HW.

Pelaku pengendali sabu itu berinisial HR. Dia adalah orang yang memasukkan dua buah tas ransel berisi sabu 16 kilogram ke dalam mobil opel blazer yang dikendarai IZ.

"Saya minta pelaku (HR) menyerahkan diri. Saya juga menyampaikan bahwa dalam pemberantasan narkoba saya tidak akan main-main. Akan saya tindak tegas. Tim Harimau Kampar (anggota Ditresnarkoba Polda Riau) akan terus memburu pengedar, bandar dan pemakai narkoba," tegas Agung.

Sebelumnya diberitakan, video polisi melakukan pengejaran terhadap sebuah mobil yang membawa narkotika viral di media sosial.

Peristiwa kejar kejaran ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (23/10/2020) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Terdengar suara petugas meminta pengemudi memberhentikan mobil pelaku.

Bahkan juga terdengar beberapa kali suara tembakan.

Petugas juga tampak beberapa kali menabrak mobil pelaku.

Namun, pelaku tak kunjung berhenti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved