Kabar Artis
Bambang Trihatmodjo Terjerat Utang Rp 50 Miliar, Mayangsari Blak-blakan Sebut Siapa yang Salah
Bambang Trihatmodjo terjerat hutang negara sebesar Rp 50 miliar. Sementara itu sang istri Mayangsari memberi pembelaan, dan menyebut suaminya merupaka
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bambang Trihatmodjo putra mantan Presiden Soeharto mendadak ramai jadi pembicaraan lantaran disebut memiliki utang kepada negara mencapai Rp 50 miliar.
Bahkan, lantaran kasus tersebut, Bambang Trihatmodjo sampai dicekal Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan tak diperbolehkan ke luar negeri.
Tentu hal itu mengejutkan banyak pihak.
Pasalnya, tak banyak yang tahu perihal utang yang harus ditanggung suami Mayangsari itu.
Melansir laman Kompas.com, utang yang sekarang dibebankan kepada Bambang itu bermula dari penyelenggaraan SEA Games XIX tahun 1997 silam.
Saat itu pangeran Cendana ini menjadi ketua konsorsium swasta yang telah ditunjuk pemerintah menjadi penyelenggara gelaran ajang olahraga se ASEAN itu.
Dalam gelaran tersebut, dijelaskan Sekretaris Kementrian Sekretarian Negara, Setya Utama, bahwa konsorsium swasta kekurangan dana. Sehingga harus ditalangi oleh pemerintah.
"Konsorsium mempunyai tugas antara lain menyediakan dana untuk penyelenggaraan SEA Games XIX Tahun 1997.

Baca juga: Cerita di Balik Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Ternyata Ada Sosok Mak Comblang
Baca juga: Kabar Terbaru Fany Kurniawaty, Pramugari Cantik yang Batal Dinikahi Sule
Baca juga: Pesan Ayah DJ Dinar Candy Setelah Anaknya Jual Celana Dalam Bekas Pakai
Dalam penyelenggaraannya, konsorsium mengalami kekurangan dana dan negara memberikan pinjaman yang pada akhirnya menjadi utang konsorsium kepada negara (piutang negara)," jelas Setya dalam keterangannya seperti dikutip laman resmi Setneg, Sabtu (19/9/2020), via Kompas.com.
Atas kasus tersebut, Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) sudah beberapa kali memanggil Bambang.
Namun, tak ada respon dari suami Mayangsari ini.

Sehingga oleh Menkeu, Bambang kemudian dicegah ke luar negeri.
Bocoran Aset Harta dan Kekayaan Bambang
Kendati memiliki utang, nyatanya Bambang Trihatmodjo memiliki sederet kerajaan bisnis yang membuat kekayaannya tak pernah surut.
Bambang Trihatmodjo dikenal sebagai putra Presiden Soeharto sekaligus pengusaha nasional yang sukses.
Namun, bisnisnya tak luput dari kontroversi lantaran gurita bisnisnya beranak-pinak saat ayahnya masih berkuasa.
Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel "Gurita Bisnis Bambang Trihatmodjo, Putra Soeharto yang Gemar Berbisnis"
Kekayaannya pun terbilang fantastis, pada tahun 1998 silam, Bambang Trihatmodjo dilaporkan memiliki kekayaan sekitar 3,5 milliar dollar AS
Lalu apa saja bisnis yang ia geluti sampai pundi-pundinya mencapai angka fantastis?
1. Pendiri Bimantara Citra
Suami Mayangsari tersebut merupakan pendiri Bimantara Citra yang saat ini berubah menjadi PT Global Mediacom Tbk.
Tahun 1981, Bambang berkongsi dengan empat kawannya yakni Mochamad Tachril, Rosano Barack, Indra Rukmana, dan Peter F.Gontha untuk merintis Bimantara.
Masih dilansir dari sumber yang sama, Bimantara berkembang dengan sangat pesat selama periode rezim Orde Baru.
Kelompok bisnis Bambang Trihatmodjo memiliki saham di 96 perusahaan.
Di antara 96 anak perusahaan itu, masing-masing terbagi atas 35 buah subsidiary company (lebih dari 50 persen modalnya berasal dari Bimantara).
Lalu 48 perusahaan lainnya dikategorikan sebagai affiliate company yang saham Bimantara di dalamnya kurang dari 50 persen.
Sedang 13 sisanya terbilang other company yang saham Bimantara hanya sekitar 10 sampai 20 persen.
2. Berkembang Pesat
Selama Presiden Soeharto berkuasa, bisnis Bimantara terus berkembang dan merambah cepat.
Mulai dari perdagangan, broker asuransi, real estate, konstruksi, televisi swasta, perhotelan, transportasi, perkebunan, perikanan, industri otomotif, industri makanan, industri kimia, pariwisata dan lainnya.
Salah satu perusahaan milik Keluarga Cendana itu tergabung dalam beberapa sub-holding dan Bimantara menjadi holding company.
Bambang juga merambah ke bisnis bank dengan mendirikan Bank Andromeda.
Saat itu, jenis kegiatan usaha Bimantara antara lain adalah kimia dengan aset Rp 666,7 miliar, agrobisnis yang terdiri dari perusahaan kayu di Balikpapan dan Nestle (Rp 957,7 miliar).
Berikutnya yakni
perusahaan di bidang keuangan dan asuransi (Rp 105,7 miliar),
media dan komunikasi (Rp 382,6 miliar),
pertambangan dan energi (Rp 234,9 miliar),
Farmasi (Rp 10 miliar),
Real estate dan properti (Rp 881,8 miliar),
Otomotif (Rp 148,6 miliar),
Transportasi udara (Rp 120,2 miliar).
Beberapa perusahaan besar yang diketahui berada di bawah Bimantara Group antara lain stasiun televisi RCTI, Plaza Indonesia, Asriland, Indonesia Air Transport, dan Chandra Asri.
3. Bisnis Lainnya
Bambang Trihatmodjo juga mendirikan induk usaha lain, PT Bumi Kusuma Prima.
Beberapa perusahaan Bimantara termasuk kelompok perusahaan ini antara lain PT Gelatindo Multi Graha (produsen cangkang kapsul), PT Lima Satria Nirwana (keagenan Mercedes-Benz), dan PT Citra Auto Nusantara (Ford).
Tanggapan Mayang Sari
Sebagai seorang istri, Mayangsari mengaku tak ingin ikut campur ke dalam masalah sang suami.
Hal itu disampaikan Mayang lewat sebuah video, yang kemudian diunggah di kanal YouTube Populer Seleb pada Kamis (29/10/2020) kemarin.
"Kalau masalah itu terus terang saja, saya tidak mau menjawab.

"Karena itu bukan koridor saya untuk menjawab," jawab Mayang.
Meski tak mau ikut campur, Mayangsari meyakini bahwa suaminya adalah sosok pria yang baik.
"Yang saya tahu, suami saya orang baik, dia orang bertanggung jawab.
"Dan dia tidak pernah meninggalkan PR nya," imbuh Mayang.
Pelantun tembang Tiada Lagi itu juga mengakui jika sempat membahas soal permasalahan yang menimpa Bambang itu.
Ia menangkap jika sang suami harus menanggung kesalahan dari bawahannya.
"Kita sangat terbuka, dan dari yang saya tangkep ceritanya setelah saya bertanya 'apakah itu benar?'
"Dia hanya mengatakan bahwa sebuah perusahaan kalau ada pegawai yang salah, pemimpinnya yang nanggung," papar Mayang. (*)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Bambang Trihatmodjo Terjerat Utang Negara Rp 50 Miliar, Mayangsari Bela: 'Suami Saya Orang Baik'