Tribun Bandar Lampung

Rapid Test Selama 4 Hari di Perbatasan Bandar Lampung: 63 Reaktif, Mayoritas Luar Lampung

Untuk diketahui, pelaksanaan rapid test digelar di dua posko pintu masuk Kota Bandar Lampung.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Petugas melaksanakan rapid test kepada pengendara di exit tol Kotabaru, Bandar Lampung, Senin (26/10/2020). Rapid Test Selama 4 Hari di Perbatasan Bandar Lampung: 63 Reaktif, Mayoritas Luar Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung mencatat sebanyak 2.229 warga yang memasuki wilayah ini sejak 26-29 Oktober, telah di-rapid test.

Hasilnya, 63 orang reaktif.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ahmad Nurizki Erwandi, Kamis (29/10/2020).

Ia merincikan, 2 kasus reaktif ditemukan pada hari pertama rapid test, kemudian 14 kasus reaktif pada hari kedua, 30 kasus pada hari ketiga, dan 17 kasus reaktif pada Kamis hingga pukul 16.00 WIB.

"Sebanyak 57 temuan reaktif merupakan warga luar Kota Bandar Lampung. Sedangkan 6 temuan reaktif dari warga Bandar Lampung. Untuk yang warga luar Balam, diminta putar balik dan kembali ke kediaman asalnya. Sementara untuk warga Bandar Lampung diminta segera pulang ke rumahnya melakukan isolasi mandiri," jelasnya, kemarin.

Baca juga: Tercatat 46 Orang Reaktif saat Pelaksanaan Rapid Test di Perbatasan Kota Bandar Lampung

Baca juga: Pos Pengamanan Terpadu Covid-19 Bandar Lampung Periksa Warga Pendatang yang Masuk ke Kota

Untuk diketahui, pelaksanaan rapid test digelar di dua posko pintu masuk Kota Bandar Lampung.

Yakni, posko pintu masuk dari Tugu Raden Intan Rajabasa dan posko Exit Tol Kotabaru Sukarame.

Angka kasus Covid di Lampung sendiri terus naik.

Pada Kamis kemarin, tercatat ada 28 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kota Bandar Lampung masih menjadi penyumbang terbesar kasus Covid.

"Kasus Covid Kamis ini 15 orang di antaranya dari Kota Bandar Lampung, Lamsel 6 kasus, Lamteng 2 kasus, kemudian masing-masing 1 kasus dari Lamtim, Lampura, Pesawaran, dan Lambar," jelas Jubir Satgas Penanganan Covid Lampung dr Reihana, kemarin.

Dalam sepekan terakhir, kasus Covid di Bandar Lampung sendiri telah mencapai 206 kasus.

Catatan Satgas Covid-19 Provinsi Lampung, pada 23 Oktober ada 50 kasus dari warga Bandar Lampung.

Hari berikutnya 24 Oktober 18 kasus, 24 Oktober (18), 25 Oktober (36), 26 Oktober (29), 27 Oktober (32), 28 Oktober (26) dan 29 Oktober ada 15 kasus.

Lebih lanjut Reihana menjelaskan, pasien yang sudah sembuh atau selesai isolasi sebanyak 14 orang.

Mereka berasal dari Lampura 1 orang, Lamtim (1), Metro (1), Pesawaran (2), Lamteng (2), Lamsel (3) dan Tulangbawang Barat 4 orang.

Kasus kematian juga bertambah 3 orang pada Kamis. Ketiga pasien tersebut berasal dari Lampung Selatan 1 orang dan Bandar Lampung 2 orang.

"Total sudah 73 orang meninggal karena Covid di Lampung," kata Reihana. (Tribunlampung.co.id/Bayu/Soma)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved