Berita Nasional
Sudah 12 Hari, 3 Bocah Hilang secara Misterius di Langkat Sumatera Utara Belum Ditemukan
Masdiana mengurai pengakuan dari warga yang melihat anaknya sebelum hilang secara misterius di Sumatera Utara.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bak mendapat titik terang, Masdiana mengurai pengakuan dari warga yang melihat anaknya sebelum menghilang secara misterius.
Masdiana merupakan orangtua satu dari tiga bocah yang hilang secara misterius sejak (18/10/2020).
Hingga hari ke-12 pada Jumat (30/10/2020), keberadaan tiga bocah tersebut masih jadi misteri.
Adapun, ketiganya hilang secara misterius di danau galian Langkat, Sumatera Utara.
Anak Masdiana rupanya sempat dilihat warga sedang berada di sebuah tempat.
Meski begitu, pengakuan warga tersebut ternyata tak bisa jadi petunjuk akurat guna menemukan bocah yang hilang itu.
Baca juga: Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Boyolali, Polisi Ungkap Fakta yang Terjadi
Baca juga: Viral Remaja Perempuan Makan Buah Lalu Diletakkan Lagi di Rak Supermarket
Saksikan video berita selengkapnya di bawah ini.
Adapun, tiga bocah yang dikabarkan hilang secara misterius itu masing-masing bernama Nizam Auvar Reza (7), Alfisah Zahra (7), dan Yogi Tri Herlambang (7) yang masih duduk di kelas dua SD No 057187 Pulka.
Mereka putra-putri dari pasangan suami istri Sarkim-Darni, Alamsyah-Masdiani, dan Hartoyo-Susi.
Hingga saat ini, ketiganya belum juga ditemukan sejak dikabarkan hilang pada Minggu (18/10/2020) jelang tengah hari lalu.
Polisi masih terus berupaya melakukan pencarian tiga bocah yang hilang misterius di Langkat, Sumatera Utara.
Bahkan, ada 200 orang yang mencari keberadaan tiga bocah yang hilang tersebut.
Kehilangan anaknya selama 12 hari, Masdiani tampak pilu.
Dengan raut wajah lusuh, Masdiani mengungkap pencarian anaknya yang masih buntu.
Hingga akhirnya saat diwawancarai, Masdiani mengurai fakta soal pengakuan warga terkait anaknya yang hilang secara misterius tersebut.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas TV, Masdiani, salah satu orangtua dari tiga bocah yang hilang misterius itu buka suara.
Masdiani mengungkap kronologi saat anaknya hilang di danau galian tersebut.
Awalnya, Masdiani berujar bahwa anaknya sempat bermain dengan teman-temannya di danau bekas galian proyek.
Namun saat hendak memanggilnya untuk makan siang, Masdiani terkejut lantaran tak melihat anaknya.
"Kronologinya ya main-main di beko-beko, nengok selokan di beko, ya berlima, banyak lah anak-anak main."
"Terus enggak tahu ke mana jalannya, kami cari udah enggak ada," ungkap Masdiani dilansir pada Jumat (30/10/2020).
Diakui Masdiani, anaknya terakhir terlihat sedang bermain di danau galian.
Hal tersebut diungkap oleh teman-teman korban.
"Anak yang lain pulang, makan. Ada yang pulang, dipanggil mamanya makan."
"Terakhir lihat ya di beko-beko itu masih main di parit," pungkas Masdiani.
Rupanya, ada warga yang mengurai pengakuan lain.
Kepada Masdiani, warga tersebut mengaku sempat melihat tiga bocah yang hilang tersebut sedang berjalan di pasar.
Baca juga: Viral Wanita Diduga Jadi Korban Tindakan Tak Senonoh Oknum Petugas Toilet di SPBU
Baca juga: Viral Air Mengalir Terlihat seperti Beku, Terungkap Penjelasan Ilmiahnya
Bukan di danau, warga tersebut mengaku secara jelas melihat tiga bocah yang hilang tersebut sedang berada di kawasan pasar.
"Katanya ada yang jumpa di pasar. Hilangnya ya di situ, di pasar itu."
"Bukan (di danau galian), tapi di pasar, ada yang melihat dia jalan," kata Masdiani.
Mendapat informasi itu, Masdiani pun bergegas mencari anaknya di pasar.
"Hari itu juga (18 Oktober) ada yang ngomong. Dia kerja, melihat anak kami jalan bertiga, ke pasar arahnya," aku Masdiani.
Sayang, pengakuan warga tersebut nyatanya tak terbukti.
Bahkan diakui Masdiani, tak ada tanda atau jejak anaknya itu pergi ke pasar di hari ia menghilang.
Polisi turunkan anjing pelacak
Polisi menerjunkan anjing pelacak untuk mencari jejak ketiga bocah tersebut.
Wakapolres Langkat, Kompol Hairil Sani menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan upaya pencarian.
Bahkan, pihaknya telah mengerahkan anjing pelacak demi mengungkap jejak ketiga bocah tersebut.
Hanya saja, kata dia, upaya tersebut juga masih belum membuahkan hasil.
"Sudah kita lakukan anjing pelacak namun karena situasinya sekarang (musim) penghujan, mungkin jejak anak anak tersebut tidak tercium oleh anjing pelacak," jelasnya.
Tak sekadar mengerahkan anjing pelacak, pihaknya juga telah memintai keterangan saksi.
Berdasarkan keterangan saksi, bocah itu terakhir terlihat sedang berada di area perkebunan.
"Jadi keterangan saksi, beliau hanya mengatakan bahwa terakhir melihat anak anak ini bermain di seputaran alat berat yang sedang bekerja sampai di situ saja," terangnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa alat berat itu beroperasi di perkebunan untuk membuat aliran air.
"Kami sudah menyusuri seputaran alat berat dan areal yang dikerjakan oleh alat berat tersebut tapi sampai sekarang kita belum menemukan anak tersebut."
"Kita juga sudah di luar dari area yang dikerjakan melebarkan raidus (pencarian)," jelasnya.
Sebelumnya diwartakan Tribun Medan, polisi juga sudah menyebar identitas ketiga anak tersebut untuk mempermudah pencarian.
Terkait dugaan penculikan, menurut Kasatreskrim Polres Langkat, Iptu Hussein, polisi belum bisa memastikan.
"Itu untuk kemungkinan terburuk," kata dia.
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Anaknya 12 Hari Hilang Misterius, Ibunda Sebut Ada Saksi Lihat di Tempat Ini, Bukan di Danau
Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tiga-bocah-hilang-di-langkat-sumut.jpg)