Berita Nasional

Calon Wakil Bupati Banggai Laut Meninggal Akibat Perahu Terbalik, 4 Korban Lain Belum Ditemukan

Seorang calon wakil bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Asgar Badalia meninggal dunia setelah speedboat yang ditumpanginya tenggelam.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Ridwan Hardiansyah
Instagram @infopalu
Calon Wakil Bupati Banggai Laut Meninggal Akibat Perahu Terbalik, 4 Korban Lain Belum Ditemukan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang calon wakil bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Asgar Badalia meninggal dunia setelah speedboat yang ditumpanginya tenggelam, Senin (2/11/2020).

Kapal pasangan Rusli Banun itu tenggelam saat hendak menuju Pulau Sonit, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Pasangan calon nomor urut 2 itu rencananya akan berkampanye di Kecamatan Bokan Kepulauan.

Namun saat di tengah laut, speedboat yang ditumpanginya dihantam ombak.

Kapolsek Lobangkurung Iptu Arifin Utina mengatakan, ada 11 orang yang berada di speedboat tersebut.

"Kapal itu memuat 11 orang, enam telah ditemukan, tiga meninggal, empat belum ditemukan," kata Iptu Arifin.

Baca juga: Penampakan Rumah Rp 45 Miliar Muzdalifah Dijadikan Warung Soto dan Nasi Goreng

Baca juga: Istri Siri Laporkan Suami Meninggal Bunuh Diri, Polisi Ungkap Fakta Pembunuhan

Baca juga: Biodata Glenca Chysara Pemeran Elsa di Sinetron Ikatan Cinta, Simak juga Sinetron yang Dibintanginya

Saksikan video berita selengkapnya di bawah ini.

Dia menjelaskan, kapal rombongan calon bupati itu terbalik, seluruh penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada benda yang mengapung.

4 orang masih hilang

Proses pencarian korban tenggelamnya speedboat di wilayah perairan laut Pulau Sonit, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, kembali dilanjutkan pada Selasa (3/11/2020).

Saat ini, masih ada empat orang yang belum ditemukan.

Dilansir Kompas.com, keempat orang tersebut adalah Bripka Muh Taqwa, Bripka Ilham, Azis Pataboga, Robert.

Kepala Sub Seksi Kesiagaan BPBD Banggai Laut, Aksar Amir mengatakan, proses pencarian saat ini menyisir di wilayah pesisir Pulau Sonit dan di lokasi tenggelamnya speedboat.

"Kita menggunakan satu perahu karet, tiga speed fiber."

"Masing personel tiap speedboat ada 6 orang yang terdiri dari BPBD Banggai, Polri dan juga unsur masyarakat."

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved