Tribun Metro
RSUD Ahmad Yani Kota Metro Layani Tes Kejiwaan Bagi CPNS yang Lulus
RSUD Ahmad Yani Kota Metro melayani tes kejiwaan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lolos.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro melayani tes kejiwaan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang telah dinyatakan lolos.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Indrianti mengatakan, tes kejiwaan di RSUD Ahmad Yani dibuka untuk membantu rumah sakit jiwa (RSJ) Kurungan Nyawa dalam menangani pelayanan CPNS.
Ia menjelaskan, RSUD Ahmad Yani sudah dapat melayani tes kejiwaan sejak Senin (2/11/2020).
"Untuk kuota, memang dibatasi 50 sampai 70 orang per hari. Buka mulai Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00 hingga 14.00 WIB," kata Erla Indrianti, Rabu (4/11/2020).
Mewakili Direktur RSUD Ahmad Yani Kabag TU Siti Hairani mengaku, dalam sehari pihaknya hanya menerima pelayanan sebanyak 50 hingga 70 orang agar tidak terjadi penumpukan pemohon, sesuai protokol kesehatan.
Baca juga: Keluar Hari Ini, Hasil Tes Kejiwaan Jadi Bahan Rekomendasi Tahapan Pilrek
Baca juga: Pemkot Imbau Warga Tak Kendor Protokol Kesehatan, 2 Pasien Covid-19 Metro Sembuh
"Untuk yang ikut tes kejiwaan ini memang tidak hanya dari Metro, tapi dari berbagai daerah, dan tetap dilayani."
"Kalau untuk prosesnya, bisa dua sampai tiga hari. Kita tetap menerapkan protokol kesehatan karena peserta yang hadir dari berbagai daerah," ujar Siti Hairani.
Ia menambahkan, teknis peserta yang mengikuti tes kejiwaan dilakukan secara bergiliran, yakni satu masuk satu keluar.
Hal tersebut dilakukan lantaran kuota terbatas, karena menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penularan Covid-19.
Adapun biaya tes kejiwaan di RSUD Ahmad Yani sebesar Rp 250 ribu, tes narkoba Rp 240 ribu, administrasi Rp 5 ribu, dan dokter Rp 60 ribu.
Lebih Dekat
Sejumlah peserta CPNS, yang dinyatakan lolos, mengaku senang dengan dibukanya tes kejiwaan di Kota Metro.
Siti, salah seorang peserta yang berasal dari Lampung Tengah mengaku, dirinya tak perlu lagi jauh ke Bandar Lampung untuk melakukan tes kejiwaan sebagai salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi CPNS.
"Saya melakukan tes kejiwaan untuk melengkapi persyaratan CPNS. Kebetulan saya dari jauh, dari Lampung Tengah. Tapi dari pada jauh-jauh ke Pesawaran kan, lebih baik di sini (RSUD Ahmad Yani)."
"Mana lagi musim Covid-19, kan takut juga jauh-jauh," imbuh Siti.
Hal senada diungkapkan M Ali.
Ali mengaku bersyukur dengan dibukanya tes kejiwaan di RSUD Ahmad Yani, Kota Metro.
"Ya lebih dekat di sini (RSUD Ahmad Yani)," ucap M Ali.
(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)