Pilkada Bandar Lampung 2020
Hadirkan Cawalkot, Debat Publik Kedua Pilkada Bandar Lampung 2020 Digelar di Hotel Emersia
Debat publik direncanakan berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, (18/11/2020). Debat kedua ini akan mengahadirkan tiga calon wakil wali kota Ba
Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung akan memperketat protokol kesehatan Covid-19 dalam debat publik kedua Pilkada Bandar Lampung 2020.
Debat publik direncanakan berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, (18/11/2020).
Debat kedua ini akan mengahadirkan tiga calon wakil wali kota Bandar Lampung.
Ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi mengatakan, debat publik kedua ini hanya dihadiri kurang dari 50 orang.
Terdiri dari ketiga calon, komisioner KPU Bandar Lampung, beberapa kru televisi lokal yang menayangkan secara langsung, dan tamu undangan lainnya.
Selain itu, kata Dedy, pihaknya juga akan menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Bandar Lampung 2020, Yusuf Kohar: Jangan Main-main dengan Fee Proyek
Baca juga: Rycko Menoza: Bandar Lampung Harus Jadi Pusat Ekonomi Sumatera
Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Bandar Lampung 2020, Eva Dwiana akan Lanjutkan Program Herman HN
"Bagi peserta dan wajib pakai masker. Sebelum masuk ke dalam tempat debat terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh," ujar Dedy Triyadi, Minggu (8/11/2020).
Menurut Dedy, pihaknya akan menyediakan tempat khusus untuk awak media saat mewawancarai para calon wakil wali kota yang hadir nanti.
"Jadi debat nanti kami juga melibatkan aparat kepolisian untuk melakukan pengamanan," kata Dedy Triyadi.
Dia meminta para calon nanti tidak banyak menghadirkan pendukung.
"Bagi pendukung bisa menyaksikan debat secara langsung di salah satu stasiun televisi yang bekerja sama dengan kami. Karena tayangan debat ini kan live, jadi bisa menontonnya di rumah," pungkas Dedy Triyadi. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)