Pilkada 2020 di Lampung

KPU Simulasi SiREKAP 21 November, Akan Digunakan dalam Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2020

Rencananya, SiREKAP akan digunakan dalam penghitungan suara di Pilkada Serentak 2020, termasuk Bandar Lampung.

Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Fery Triatmojo
KPU Bandar Lampung Ikuti Bimteknas Simulasi Sirekap untuk Pilkada Serentak 2020. KPU Simulasi SiREKAP 21 November, Akan Digunakan dalam Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - KPU Bandar Lampung mengikuti bimbingan teknis nasional (bimteknas) dalam rangkaian simulasi sistem informasi rekapitulasi (SiREKAP) di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/11/2020).

Rencananya, SiREKAP akan digunakan dalam penghitungan suara di Pilkada Serentak 2020, termasuk Bandar Lampung.

Hadir wakil dari KPU Bandar Lampung, Komisioner KPU Bandar Lampung Fery Triatmojo beserta staf sekretariat.

"Iya, ini mengikuti rangkaian simulasi e-rekap atau SiREKAP dalam kegiatan ," ujar Fery Triatmojo saat dikonfirmasi, kemarin.

Fery mengatakan, nantinya hasil bimteknas tersebut akan disimulasikan olehnya di KPU Bandar Lampung pada 21 November 2020.

Baca juga: Gunakan SiREKAP saat Hitung Suara, KPU Bandar Lampung: Aplikasi Situng Lebih Cepat dan Transparan

Baca juga: Bawaslu Klarifikasi Perangkat Kelurahan Beringinjaya Terkait Dugaan Perusakan APK Milik Yutuber

"Kami nanti akan laksanakan simulasi pada 21 November 2020," kata Fery Triatmojo.

Fery menjelaskan, aplikasi SiREKAP merupakan aplikasi berbasis Android.

Aplikasi tersebut bisa memangkas birokrasi yang berjenjang dalam hal rekapitulasi suara penyempurnaan dari aplikasi informasi perhitungan (situng) suara.

"SiREKAP memperpendek jalur administrasi, lebih cepat, dan transparan," sebut Fery Triatmojo.

Masuk Database Nasional

Kordiv Teknis Penyelenggaraan KPU Way Kanan Noprisyah Harianto mengatakan, Aplikasi SiREKAP akan digunakan KPPS untuk mencatat dan memasukkan hasil rekapitulasi perolehan suara pada Pilkada Way Kanan 2020.

"Setelah pencoblosan dilanjutkan penghitungan dalam form C plano, nantinya KPPS akan memotret form C plano ini melalui aplikasi SiREKAP dan langsung masuk dalam database nasional," kata Noprisyah, baru-baru ini.

Penggunaan SiREKAP ini mensyaratkan KPPS yang ditunjuk memiliki ponsel pintar atau smartphone berbasis Android.

SiREKAP memudahkan KPPS mengecek kesesuaian data yang tertulis, mendeteksi salah hitung.

Para pihak terkait tidak lagi repot menyalin form C karena aplikasi ini akan mengeluarkan salinan C yang dapat di-download dan di-share sesuai peruntukannya. (Tribunlampung.co.id/Kiki/Anung)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved