Berita Nasional
Ibu Muda Ditikam Tetangga hingga Tewas, Warga Tak Berani Menolong
Peristiwa terjadi di di Rusunawa Kasnariansyah Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang, Sumsel, Selasa (10/11/2020).
Sedangkan, korban akhirnya tewas dengan kondisi terkapar bersimbah darah.
Warga menduga, korban dibunuh tepat di depan mata anaknya.
Hal ini pula yang dikatakan warga menjadi titik kunci terungkapnya dalang dari pembunuh Titi.
"Anaknya yang paling besar kasih tahu siapa yang sudah bunuh ibunya. Dia bilang, Om Yanto yang bunuh mama," ujar Usman (60), salah seorang warga sekitar.
Saat ini pelaku sudah berhasil diamankan aparat kepolisian.
Pelaku diketahui merupakan Yanto (25) yang merupakan tetangga depan rumah korban di Rusunawa Kasnariansyah Palembang.
Om Yanto yang Bunuh Mama
Detik-detik tewasnya Titi Handayani (36), Ibu rumah tangga beranak dua yang menghembuskan napas terakhir akibat dibunuh tetangganya, diungkapkan warga sekitar.
Diketahui, pelaku pembunuhan itu merupakan Yanto (25) tetangga korban yang juga sama-sama tinggal di Rusunawa Kasnariansyah Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang
Tetangga menyebut, siang hari sebelum tindak pembunuhan itu terjadi, antara korban, DY (14) istri pelaku dan Y, kakak ipar pelaku sempat terjadi selisih paham.
Tetangga menduga, hal itu dipicu oleh istri tersangka yang diduga sengaja mengadu domba antara korban dengan Y, kakak ipar pelaku.
"Kakak ipar korban, sebut saja inisialnya Y (perempuan) kemarin siang sekitar jam 12.00 mendatangi rumah korban. Dia komplain dan agak sedikit marah. Tersinggung dengan status di sosial media korban," ujar salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/11/2020).
Namun, kejadian itu tidak sampai menimbulkan keributan dengan korban.
Saat itu, sejumlah tetangga juga memberikan kesaksian untuk menjelaskan duduk perkara Kesalahpahaman itu.
"Akhirnya kita sama-sama tahu bahwa salah paham itu karena DY, istri Yanto (pelaku) sengaja mengadu domba korban dengan Y, kakak ipar Yanto. Dari situ kakak ipar Yanto langsung marah ke istri Yanto," ujarnya.