MotoGP 2020
Pimpin Klasemen, Joan Mir Mantap Tatap MotoGP Valencia 2020
Menatap seri MotoGP Valencia 2020, pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku tidak merasa tertekan sama sekali.
Penulis: Tama Yudha Wiguna | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menatap seri MotoGP Valencia 2020, pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku tidak merasa tertekan sama sekali.
Terlebih, seusai dirinya kembali berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen MotoGP 2020.
MotoGP Valencia 2020 bakal menjadi dua seri balapan terakhir di musim ini, yang bakal kembali berlangsungkan di sirkuit Ricardo Tomo, Minggu (15/11/2020), pukul 20:00 WIB.
Namun di seri balapan MotoGP Eropa, Joan Mir, sukses meraih kemenangan perdana di MotoGP 2020.
Tak ayal, situasi tersebut membuat Joan Mir menambah durasi kepemimpinannya di klasemen musim ini menjadi dua pekan.
Berkat tambahan 25 poin, Mir kini memiliki 162 poin, unggul 37 poin atas dua rival terdekatnya, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dan Alex Rins (Suzuki Ecstar), di peringkat kedua dan ketiga.
Dengan dua balapan tersisa dan poin maksimal yang didapat ialah 50 poin, Mir hanya butuh menjaga keunggulan 26 poin saja dari Quartararo dan Rins.
Artinya, finis di tiga besar pada balapan berikutnya pun bisa membawa Mir meraih gelar juara dunia MotoGP 2020, andai Quartararo dan Rins tampil sebagai pemenang balapan.
Meski terlihat mudah bagi Mir yang dalam beberapa seri terakhir selalu finis di posisi podium, tekanan tentu juga menyertai.
Namun menjelang seri penentu di MotoGP Valencia 2020, Mir menegaskan, bahwa tekanan bukan masalah besar bagi ia dan juga tim Suzuki.
"Saya pikir kami sudah menunjukkan bahwa tekanan bukanlah isu besar bagi kami, tentu saja kami punya tekanan," ucap Mir, dikutip dari Crash.net.
“Kami bermain dengan hidup kami dan kami harus betul-betul fokus dengan apa yang kami lakukan. Namun, pada akhirnya, ini adaalh pekerjaan kami dan untungnya saya tidak punya tekanan yang sesungguhnya, hanya tekanan yang bagus," sambungnya.
Pebalap asal Spanyol tersebut mengatakan, bila dirinya dan tim Suzuki berhasi meraih gelar juara dunia musim ini akan menjadi hal yang fantastis.
"Tetapi jika tidak pun, tahun ini tetap menjadi tahun yang baik," tukas Mir.
Lebih lanjut, Joan Mir menilai tekanan sesungguhnya justru dirasakan oleh orang-orang yang tengah kesulitan secara finansial, selama pandemi virus Corona alias Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pemimpin-puncak-klasemen-joan-mir-mantap-menatap-seri-motogp-valencia-2020.jpg)