Breaking News:

Advertorial

Bawaslu Lampung Timur Proses Tujuh Dugaan Pelanggaran Pilkada

Rinciannya tiga terkait dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), tiga dugaan pidana pemilihan, dan satu pelanggaran administrasi.

Dokumentasi
Ketua Bawaslu Lampung Timur Uslih. Bawaslu Lampung Timur Proses Tujuh Dugaan Pelanggaran Pilkada 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTIMUR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengaku telah memroses tujuh dugaan pelanggaran pilkada setempat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Lampung Timur Uslih didampingi Komisioner Bawaslu Lailatul Khoiriyah saat bincang santai dengan awak media di Sekretariat Bawaslu, Sukadana, Kamis (19/11/2020).

Adapun dugaan pelanggaran pilkada diantaranya enam temuan dan satu laporan.

Dengan perincian, tiga terkait dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), tiga dugaan pidana pemilihan, dan satu pelanggaran administrasi.

"Dan ketujuh dugaan pelanggaran tersebut terhitung sampai hari ini yang sudah kami proses. Contohnya dugaan pidana pemilihan yang dilakukan oleh Kades Mengandung Sari beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Selain itu, untuk kegiatan yang sudah dilakukan masing-masing calon, Bawaslu juga mencatat ada sebanyak 72 kegiatan.

Dengan rincian, paslon 01 sebanyak satu kali, paslon 02 sebanyak 50 kali, dan paslon 03 sebanyak 21 kali.

Sementara untuk pelanggaran kampanye yang dilakukan paslon tanpa adanya surat tanpa tanda pemberitauan (STTP) ada sebanyak enam pelanggaran.

"Paslon 02 mendapat satu kali teguran tertulis dan paslon 3 juga satu teguran tertulis," pungkasnya. (*)

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved