Breaking News:

Berita Nasional

Soal Kasus Rizieq Shihab, Jusuf Kalla Sebut Ada Kekosongan Pemimpin

Jusuf Kalla ( JK) menyoroti kasus Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab yang bikin polisi dan tentara turun tangan.

Jusuf Kalla sebut ada kekosongan pemimpin dalam kasus Rizieq Shihab. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Jusuf Kalla ( JK) menyoroti kasus Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab yang bikin polisi dan tentara turun tangan.

Mantan Wakil Presiden itu menyebut ada kekosongan pemimpin, pemimpin yang menyerap aspirasi masyarakat.

Hal ini diungkap JK dalam diskusi bertajuk Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat, secara virtual, Jumat (20/11/2020).

Menurut Jusuf Kalla, hal itu merupakan indikator adanya permasalahan dalam sistem demokrasi Indonesia, dan ini perlu diperbaiki.

"Kenapa ratusan ribu orang itu, kenapa dia tidak percayai DPR untuk berbicara? Kenapa tidak dipercaya partai-partai khususnya partai Islam? Untuk mewakili masyarakat itu," ujar Jusuf Kalla.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut, menurut Jusuf Kalla (JK), sangat penting untuk dievaluasi dan dipelajari, khususnya bagi partai-partai Islam, termasuk PKS.

Jika tidak dievaluasi dan dipelajari, akan menimbulkan masalah baru dalam sistem demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia.

Baca juga: Jubir Jusuf Kalla Tegaskan JK Tak Danai Kepulangan Rizieq Shihab

Baca juga: Ridwan Kamil Beber Alasan Polda Jabar Tidak Tindak Tegas Kerumunan di Acara Habib Rizieq

"Jangan sampai kita kembali lagi ke demokrasi jalanan. Ini bisa kembali apabila wakil-wakil yang dipilih tidak memerhatikan aspirasi seperti itu," pungkasnya.

Selain itu, permasalahan Habib Rizieq Shihab ini, dikarenakan tidak adanya pemimpin yang mampu menyerap aspirasi masyarakat.

"Kenapa masalah Habib Rizieq begitu hebat permasalahannya. Sehingga polisi (dan) tentara turun tangan. Sepertinya kita menghadapi sesuatu yang goncangan. Kenapa itu terjadi?"

Halaman
12
Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved