Pilkada Bandar Lampung 2020
Herman HN Sebut Daerah Pesisir Pantai Rawan Politik Uang Jelang Pilkada Bandar Lampung 2020
Menurut Herman HN, pengutaraan itu dikaitkan dengan riwayat praktik politik uang pada pelaksanaan pemilu ke belakang.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Daerah pesisir pantai di Kota Bandar Lampung disebut memiliki tingkat kerawanan politik uang yang lebih tinggi.
Hal tersebut diterangkan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Jumat (27/11/2020).
"Daerah pesisir di Kota Bandar Lampung harus diberikan perhatian terhadap tindak politik uang dalam menjelang Pilkada 2020," kata Herman HN.
"Itu karena daerah pesisir ini bisa dikatakan memiliki tingkat kerawanan (politik uang) yang lebih tinggi," lanjut Herman HN.
Menurutnya, pengutaraan itu dikaitkan dengan riwayat praktik politik uang pada pelaksanaan pemilu ke belakang.
Baca juga: Ketua Tim Pemenangan Eva Dwiana-Dedi Amarullah Wiyadi Bentuk Satgas Anti Politik Uang
Baca juga: 8 Anggota Polisi di Lampung Utara Positif Covid, Pulang dari Pendidikan di Bandar Lampung
"Jadi saya harap masyarakat pesisir lebih cermat. Jangan mau kebijakan daerah untuk lima tahun dibayarkan dengan beberapa lembar rupiahan," imbau Herman HN.
Ia juga menegaskan, masyarakat pesisir juga bisa memberikan peneguran bila terdapat perangkat kelurahan hingga kecamatan maupun ASN lainnya yang terlibat dalam upaya money politic.
"Kalau ada perangkat kelurahan yang ikut-ikutan gebuk (beri peringatan) saja. Jangan takut," tungkas Herman HN. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)