Berita Nasional

Habib Rizieq Dikabarkan Kabur dari RS Ummi, Ini Kata Kapolres Bogor Kota

Terkait informasi kaburnya Habib Rizieq, pihak RS Ummi Bogor belum bisa dikonfirmasi.

Tayang:
Editor: wakos reza gautama
Tribunnews.com/Reza Deni
Habib Rizieq tiba di Bandar Soekarno-Hatta Selasa (10/11/2020). Habib Rizieq dikabarkan kabur dari RS Ummi Bogor 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BOGOR - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan kabur dari RS Ummi Bogor.

Informasi yang diterima, Habib Rizieq kabur dari RS Ummi Sabtu (28/11/2020) malam.

Habib Rizieq menjalani perawatan di RS Ummi sejak lalu lalu akibat kelelahan.

Terkait informasi kaburnya Habib Rizieq, pihak RS Ummi belum bisa dikonfirmasi.

Direktur Utama RS Ummi, Andi Tatat dan Direktur Umum Najamudin, tidak merespon konfirmasi yang disampaikan TribunnewsBogor.

Secara terpisah, Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, Habib Rizieq kabur lewat pintu belakang rumah sakit pada pukul 20.50 WIB tadi malam.

"Kita masih konfirmasi, pihak rumah masih tertutup soal keberadaan MRS," katanya.

Baca juga: Debat dengan Laskar FPI, Dandim Jakpus Sempat Dilarang Masuk Gang Rumah Habib Rizieq

Baca juga: Tak Hanya Ditegur soal Tes Swab Rizieq Shihab, Direktur RS Ummi Juga Dilaporkan ke Polisi

Untuk lebih jelasnya Kombes Pol Hendri Fiuser mempersilahkan TribunnewsBogor menanyakan ke RS Ummi dan Satgas Covid.

Hasil Swab

Habib Rizieq Shihab sebelumnya menyampaikan surat kepada Ketua Satgas Covid-19 Bima Arya Sugiarto terkait hasil pemeriksaan swab test.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor Agustian Syach menjelaskan bahwa surat tersebut merupakan surat keberatan hasil swab Rizieq Shihab dipublikasi.

Agus menegaskan bahwa selama menjalankan tugasnya Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor tidak pernah mempublikasi data pasien

"Kami tekankan sekali lagi kami dari Satgas Covid-19 Kota Bogor tidak pernah mempublis data pasien jadi untuk semua, kami tidak pernah mempublis data pasien," ujarnya di Balaikota Bogor Sabtu (28/11/2020)

Agustian Syach memastikan bahwa kepentingan Satgas Covid-19 adalah untuk bersinergi dan berkordinasi dalam penanganan Covid-19 untuk mengambil langkah yang tepat selanjutnya.

Terlebih saat ini pasien terindikasi berstatus ODP dari klaster petamburan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved