Tribun Pringsewu
Beri Solusi Pertanian, Gubernur Arinal Launching Implementasi Kartu Petani Berjaya di Pringsewu
Kata Arinal, kartu petani berjaya hadir di Kabupaten Pringsewu supaya meningkatkan kesejahteraan petani.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melaunching implementasi program kartu petani berjaya Provinsi Lampung di Kabupaten Pringsewu, Selasa, 1 Desember 2020 di Taman Tirta Asri Pekon Sri Wungu, Kecamatan Banyumas.
Arinal mengungkapkan, Kabupaten Pringsewu mempunyai lokasi strategis.
Karena dekat dengan Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Pesawaran.
Selain itu, mayoritas masyarakatnya adalah petani.
Sehingga banyak komoditi pertanian unggulan yang dihasilkan masyarakat Bumi Jejama Secancanan.
Menurut dia, apa bila DPR, Bupati, rakyat dan pengusaha bekerjasama memikirkan potensi pertanian, Kabupaten Pringsewu bisa sederajat dengan kabupaten lainnya.
Baca juga: Gubernur Lampung Arinal: Kartu Petani Berjaya Solusi Permasalahan Ekonomi di Tengah Pandemi
Baca juga: Kakek 84 Tahun asal Pringsewu Meninggal Dunia karena Covid-19
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Sugeng Dalu Denny Caknan, Udan Tangise Ati Saiki Wis Rodo Terang
Disamping itu, kata Arinal, kartu petani berjaya hadir di Kabupaten Pringsewu supaya meningkatkan kesejahteraan petani.
"Kartu Petani Berjaya memberikan solusi," ungkap Arinal.
Ditambahkan Arinal, solusi yang dimaksud karena kartu petani berjaya memberi kemudahan.
Dia menekankan, bahwa prinsip hadirnya petani berjaya sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan para petani dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana produksi dan permodalan.
"Kedepan tidak ada alasan petani tidak mendapat permodalan, akan kita fasilitasi semua bank, semua bank siap meluncurkan kreditnya," kata Arinal.
Dia pun menjamin dengan kartu petani berjaya petani mudah mendapat KUR (Kredit Usaha Rakyat).
Menurut dia, plafonnya mencapai Rp 50 juta.
Bupati Pringsewu Sujadi mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian Gubernur Lampung kepada petani di Pringsewu.
"Pemerintah Kabupaten Pringsewu sangat bangga karena program kartu petani berjaya di Kabupaten Pringsewu dapat direalisasikan," ungkap Sujadi.
Menurutnya ini terwujud tentunya atas kerjasama berbagai elemen seperti perbankan selaku lembaga penyalur KUR tani untuk mendukung pencapaian program pemulihan ekonomi nasional.
Selain itu, kerjasama dengan produsen dan distributor pupuk bersubsidi, kelembagaan koperasi serta pelaku ekonomi dan usaha lainnya.
Sujadi meminta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di jajarannya terkait dengan pertanian mendukung program kartu petani berjaya. Seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan.
Tujuannya supaya program kartu petani berjaya bisa bertambah dan berkembang di seluruh Kabupaten Pringsewu.
Sujadi mengungkapkan, Kecamatan Gadingrejo akan mejadi kecamatan lokus program kartu petani berjaya di Kabupaten Prungsewu.
Menurutnya, ini karena sebagai langkah lanjutan setelah penebusan pupuk bersubsidi melalui billing system berhasil dilaksanakan.
Kecamatan Gadingrejo mempunyai luas sawah 3.637 Ha atau sekitar 26 persen dari luas total lahan sawah yang ada.
Meliputi komoditas padi sebanyak 127 kelompok tani, dan 6.631 petani yang telah terdaftar dalam e-RDKK.
Sementara itu, jumlah petani yang telah terealisasi dalam aplikasi sistem program kartu petani berjaya sebanyak 3.296 NIK. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)