Berita Nasional
Para Pelantun Azan Hayya Alal Jihad Meminta Maaf
Para pelantun azan Hayya alal jihad yang viral di media sosial meminta maaf karena perbuatannya
"Kami tidak bermaksud memfitnah, menuduh, menyerang pihak manapun. Jika ada pihak yang merasa risih dan tidak nyaman, kami memohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam dan kami mengaku bersalah," ucapnya.
Ia mengaku khilaf telah melakukan hal tersebut.
"Kami berharap agar semua pihak dan umat Islam secara keselurahan memaafkan kesalahan kami," pintanya.
Selain Anggi, para pemuda lainnya yang ikut meminta maaf adalah Candra Purnama, Asep Kurniawan, Ahmad Kusaeri, Sahaad dan Fuad Azhari, mereka berasal dari Desa Sadasari.
Sedangkan 1 orang lainnya adalah Ahmad Syarif Hidayat yang berasal dari Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh.
Menanggapi permohonan maaf tersebut, Bupati Majalengka Karna Sobahi bersyukur karena para pelaku kini telah meminta maaf dan mengakui kesalahan mereka.
"Alhamdulilah, mereka kini telah menyatakan permintaan maaf kepada masyarakat secara terbuka, semoga kejadian ini tidak terulang lagi," kata Karna, Rabu (2/12/2020).
Polisi Rangkul MUI dan Ulama
Sebelumnya, Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso telah mengkonfirmasi soal video viral azan Hayya Alal Jihad yang terjadi di daerah Majalengka.
Untuk menindak hal tersebut, ia berkoordinasi dan meminta pendapat dari sejumlah tokoh agama, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Kita akan rapatkan komunikasi dengan ketua MUI dan para tokoh ulama, bagaimana pendapat beliau," jelas dia.
(Tribun Wow/anung aulia malik)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Viral Azan Hayya Alal Jihad Sambil Acungkan Golok, 7 Pembuat Minta Maaf dan Mengaku Khilaf"