Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

Sate Taichan Ludes 20 Porsi Sehari

Hobi menjadi bisnis, itulah yang dijalankan Vivi Dewi Andini (23), warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar.

TRIBUN LAMPUNG/SYAMSIR ALAM
Sate Taichan bisnis kuliner yang dijalankan Vivi Dew 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Hobi menjadi bisnis, itulah yang dijalankan Vivi Dewi Andini (23), warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar.

Sejak lebih kurang enam bulan terakhir, Vivi sapaan akrabnya menjadikan hobi kuliner sate Taichan menjadi mata pencahariannya.

Dengan dibantu sang kakak dan satu orang lainnya, ia sudah memproduksi sate Taichan dengan bahan baku daging ayam segar.

"Hobi saya makan sate, tapi karena sate biasa sudah banyak (yang jualan), jadi saya berpikir sate apa yang enak dijual, kepikiranlah sama saya untuk jual sate Taichan," ujar Vivi, Jumat (11/12).

Baca juga: Sate Taichan Mozarella di Kafe Nongkrong Ngemil Sambalnya Nampol

Alasan Vivi menjual sate Taichan, karena bahannya mudah didapat, dan juga banyak diminati masyarakat dari berbagai kalangan dan usia.

"Dalam sehari aku bisa menghabiskan 15 hingga-20 porsi (sate Taichan) Kak. Kalau rame aku bisa menghabiskan 30 porsi," terangnya.

Untuk bahan baku sate Taichan dalam satu hari Vivi menghabiskan bahan baku satu kilogram ayam filet. Bahan baku tersebut dapat untuk 15 porsi.

Untuk penjualan, saat ini masih dijual di rumah Vivi dengan alamat Kelurahan Bandar Jaya Barat, Lingkungan IV RT 007 RW 002, Lampung Tengah.

Selain sate Taichan, Vivi juga menjual produk olahan lainnya seperti pangsit goreng ayam suwir dan dimsum.

"Harga Taichan satu porsi Rp 18 ribu. Pangsit goreng ayam satu porsi Rp 10 ribu. Dimsum 1 porsi Rp 10 ribu, dan Sate kulit mix Taichan Rp 18 ribu," pungkasnya.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved