Tribun Pringsewu

Kakek 69 Tahun di Pringsewu yang Selamat saat Rumah Roboh, Terima Bantuan dari Pemkab

BPBD Pringsewu berikan bantuan kepada kakek sebatang kara, yang selamat dari reruntuhan rumah roboh, Jumat, 18 Desember 2020.

Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Kepala Pelaksana BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas secara simbolis menyerahkan bantuan Pemkab Pringsewu kepada kakek Salam, Jumat (18/12/2020). Kakek Salam berhasil selamat dari reruntuhan rumah roboh pada Kamis malam. (Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - BPBD Pringsewu berikan bantuan kepada kakek sebatang kara, yang selamat dari reruntuhan rumahnya, Jumat, 18 Desember 2020.

Kakek sebatang kara tersebut adalah Salam (69), warga Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Pringsewu.

Lansia tersebut selamat dari reruntuhan puing rumahnya yang roboh akibat terjangan angin kencang.

Baca juga: Rizky Billar Ungkap Statusnya dengan Lesti Kejora, Penyanyi Rossa Ucapkan Selamat

Baca juga: Incar Christian Eriksen dari Inter Milan, Manchester United Dipaksa Siapkan Uang Setengah Triliun

Kepala Pelaksana BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas secara simbolis menyerahkan bantuan kepada korban yang tinggal seorang diri di rumahnya itu.

Edi didampingi Camat Pringsewu Nang Abidin,  Pj Kepala Pekon Rejosari Edi Kusworo, dan Babinsa Sertu Hilman.

Bantuan tersebut berupa satu set perlengkapan dapur, family kit dan sembako.

Serta material bangunan, berupa kayu, semen, dan asbes.

"Bantuan ini untuk meringankan, sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab Pringsewu," ungkap Edi Sumber Pamungkas, Jumat (18/12/2020).

Ia berharap, supaya kepala pekon setempat dapat menggerakkan masyarakat sekitar untuk gotong-royong membangun kembali rumah kakek Salam.

Baca juga: Artis TA Ditangkap Polisi Kasus Prostitusi Artis di Bandung

Baca juga: Nikita Willy Diajak Masuk Kamar Raffi Ahmad: Emang Boleh?

Edi yakin, gotong-royong masyarakat, rumah kakek Salam dapat segera terbangun kembali.

Dia pun mengingatkan, kepada seluruh masyarakat akan bahaya bencana alam dan nonalam.

Warga harus dapat mengantisipasi atau bahkan mencegah bencana alam.

"Apalagi saat ini memasuki masa perubahan ke cuaca ekstrem," pesan Edi Sumber Pamungkas.

Oleh karena itu, dia mengimbau, supaya masyarakat dapat meremajakan pohon-pohon yang ada di dekat bangunan rumah.

Atau, lanjut dia, memotong ranting-rantingnya supaya tidak roboh ketika tertiup angin kencang.

Diberitakan sebelumnya, kakek Salam, warga RT 005/001 Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Pringsewu, berhasil selamat dari reruntuhan puing bangunan, pada Rabu (16/12/2020) malam pukul 21.00 WIB.

Rumah permanen berupa bata merah yang ditempatinya roboh setelah tersapu angin kencang.

Salam selamat setelah pergi meninggalkan kediamannya, sesaat sebelum rumah itu roboh.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pringsewu Sugeng Pramono mengungkapkan, Salam keluar dari rumah karena takut.

"Malam itu terjadi hujan deras disertai angin besar, saat itu korban berada di rumah.

"Karena takut, korban mengungsi ke rumah kerabatnya," ungkap Sugeng Pramono, Kamis, 17 Desember 2020.

Ternyata, perasaan takut Salam menjadi pertanda baginya.

Apa yang ditakutkan Salam pun terjadi, rumahnya roboh selang sekira satu jam kemudian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa rumah roboh itu.

Namun, Salam mengalami kerugian jutaan rupiah.

Baca juga: Pengakuan Pria yang Digigit Buaya Saat Berenang di Pantai hingga Terseret 20 Meter

Baca juga: Pria di Balikpapan Nekat Arungi Lautan hanya Pakai Galon Kosong Menuju Pulau Jawa

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved