Sriwijaya Air SJ182 Hilang Kontak
Pemprov Lampung Berikan Bantuan Makanan dan APD ke Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Pipit Piyono
Selain itu Gubernur Lampung melalui Dinas Sosial turut memberikan paket bantuan kepada keluarga Almarhum Pipit Piyono.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Sulis Setia Markhamah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan turut memfasilitasi pemulangan jenazah Pipit Piyono (25) yang menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Selain itu Gubernur Lampung melalui Dinas Sosial turut memberikan paket bantuan kepada keluarga Almarhum Pipit Piyono.
"Kami (Pemprov Lampung) membantu keluarga (korban) dari ekonominya. Akan kita didistribusikan hari ini," jelas Kepala Dinas Sosial Lampung Aswarodi ditemui di Terminal Kargo Bandara Raden Inten II Lampung, Sabtu (16/1/2021).
Bantuan yang diberikan dalam bentuk paket berisi makanan dan juga alat pelindung diri (APD) berupa masker, hand sanitizer dan lainnya.
Baca juga: Keinginan Terakhir Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung, Pipit Minta Dikuburkan di Sebelah Anak
Baca juga: Sriwijaya Air Akan Fasilitasi Semua Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung: Keluarga dan Jenazah
Bantuan paket makanan dan APD ini baru diberikan pada keluarga Pipit Piyono yang jenazahnya sudah berhasil diidentifikasi.
"Hari ini baru kita siapkan untuk korban yang sudah teridentifikasi," tandas dia.
Keinginan Terakhir Pipit Piyono
Paman dari korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Sabar (37) mengungkapkan keinginan terakhir Almarhum Pipit Piyono (25) sebelum berangkat untuk mengadu nasib ke Pontianak sebagai pekerja bangunan.
"Sebelum dia (Almarhum Pipit) berangkat untuk mencari kerja, memang sempat titip salam (ucapan). Andai kata saya nggak ada minta tolong kuburkan sebelah anak saya," beber Sabar saat ditemui di Terminal Kargo Bandara Raden Inten II Lampung, Sabtu (16/1/2021).
Anak yang dimaksud oleh Pipit Piyono adalah anak pertamanya yang sudah meninggal sejak usia bayi.
Baca juga: Istri dan Kakak Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Dampingi Kedatangan Jenazah Pipit Piyono
Baca juga: BREAKING NEWS Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Tunggu Kedatangan Jenazah di Branti
Namun diakuinya pihak keluarga saat itu tidak berfirasat apapun atas apa yang disampaikan Pipit Piyono sebelum pergi meninggalkan rumah.
"Itu suatu firasat. Cuman kan kita, (termasuk) istrinya, juga nggak menyadari," tuturnya.
Kini apa yang menjadi keinginan almarhum Pipit Piyono akan diwujudkan oleh pihak keluarga.
Tempat peristirahatan terakhir almarhum Pipit telah digali tepat di sebelah makam anaknya di Tiyuh Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Tulangbawang Barat (Tubaba).