Liga Inggris
Pelatih Chelsea Frank Lampard Disebut Tak Lebih Baik dari Andre Villas-Boas
Chelsea terus mendapat sorotan atas rentetan hasil tak memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir di Liga Inggris, terutama ke Frank Lampard.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Chelsea terus mendapat sorotan atas rentetan hasil tak memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris.
Sorotan tajam tentu ditujukan kepada sang manajer, Frank Lampard.
Sempat bermain apik di awal kompetisi Liga Inggris 2021, skuad Chelsea 2021 mulai tak konsisten menghadapi ketatnya jadwal Chelsea FC.
Dalam info Chelsea terbaru, mendekati paruh musim, penampilan skuat asuhan Frank Lampard malah cenderung lebih loyo dibandingkan dengan performa di awal musim.
• Frank Lampard di Ambang Pemecatan, Berikut 5 Kandidat Kuat Manajer Chelsea
• Bukan Timo Werner dan Kai Havertz, Lampard Optimis Mason Mount Jadi Bintang Chelsea
Teranyar, Chelsea harus kembali menelan pil pahit kala bertandang ke markas Leicester City pada lanjutan pekan ke-19 Liga Inggris.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion King Power, Rabu (20/1/2021), The Blues harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan skor akhir 2-0.
Dwigol The Foxes, julukan Leicester City, dicetak oleh Wilfried Ndidi pada menit ke-6 dan James Maddison menit ke-41.
Paruh kedua pertandingan gagal dimanfaatkan Chelsea untuk mengejar ketertinggalan dari The Foxes.
Hasil itu membuat The Blues pulang dengan tangan hampa.
Namun, kekalahan Chelsea di kandang Leicester City tak hanya berimbas dari gagalnya The Blues pulang membawa poin.
• Dilibas Leicester City, Chelsea Disebut Lampard Sedang Tertidur
• Chelsea Incar Mesin Gol Borussia Dortmund Erling Haaland, The Blues Siap Pecahkan Rekor Transfer
Kekalahan 2-0 atas Leicester City itu, semakin menguatkan spekulasi pemecatan terhadap Frank Lampard.
Frank Lampard boleh dibilang semakin terpojok dengan rentetan hasil minor yang dirah Chelsea.
Mengutip data dari Opta, Chelsea di bawah arahan Frank Lampard hanya memiliki rata-rata poin sejumlah 1,67 per pertandingan.
Capaian itu bahkan tak lebih baik dari apa yang dibuat oleh Andre Villas-Boas kala menukangi Chelsea pada periode 2011/2012 silam.
Pelatih asal Portugal itu memiliki rataan poin per pertandingan sejumlah 1,70 selama menukangi Chelsea.
Andre Villas-Boas meraih rataan poin tersebut dalam 27 pertandingan bersama Chelsea di kompetisi Liga Inggris.
Sedangkan, Frank Lampard mencatatkan rataan 1,67 poin per pertandingan dalam 57 pertandingan Liga Inggris
Tak cukup sampai di situ, kekelahan dari The Foxes juga menandai hasil minor ke-18 Lampard selama kariernya sebagai pelatih Chelsea.
Jika dibandingkan dengan Jose Mourinho, apa yang diraih Lampard ini tentu jauh lebih buruk.
Pada periode kedua Mourinho melatih Chelsea, ia mencatatkan kekalahan ke-18 setelah menangani The Blues dalam 92 pertandingan Liga Inggris.
Kekalahan di markas Leicester, membuat Chelsea tertahan lajunya untuk naik klasemen, posisi The Blues masih berada pada urutan kedelapan.
Pasukan Frank Lampard sejauh ini baru mengoleksi 29 poin dari 19 laga yang telah dilakoni di kompetisi Liga Inggris.
Situasi tersebut tentu membuat kursi kepelatihan Chelsea kembali panas mengingat rentetan hasil kurang mengesankan yang didapatkan Chelsea dalam beberapa laga terakhir.
Chelsea tercatat harus menderita lima kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir di Liga Inggris.
The Blues hanya mampu mendulang tujuh poin dari potensi 24 poin yang bisa didapatkan Chelsea dalam delapan laga pamungkasnya.
Tampaknya harapan tersebut berada cukup jauh mengingat inkonsistensi permainan yang diperlihatkan Chelsea sejak bulan lalu.
Lampard pun berpeluang dipecat dari jabatannya jika tidak bisa mengangkat kembali performa Chelsea dalam beberapa laga ke depannya.
5 Nama Kandidat Pelatih Chelsea Jika Frank Lampard Dipecat
Di sisi lain, posisi Frank Lampard sebagai manajer Chelsea semakin di ujung tanduk setelah The Blues takluk atas Leicester City di pekan 18 Liga Inggris.
Laga Leicester vs Chelsea berlangsung pada Selasa (19/1/2021) berakhir untuk kemenangan tuan rumah, skor 2-0.
Dalam info Chelsea terbaru, berikut, lima nama pelatih dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk mengisi kursi kepelatihan Chelsea apabila Frank Lampard dipecat.
Hasil minor yang didapat skuad Chelsea 2021 kala melawat ke kandang Leicester, membuat Lampard ramai dikabarkan akan segera dipecat oleh manajemen Chelsea.
Terdapat beberapa hal yang memicu munculnya kabar pemecatan itu.
Satu di antaranya adalah ketidakmampuan Lampard membawa Chelsea bersaing di papan atas meski telah belanja besar pada awal musim ini.
Seperti diketahui, pada bursa transfer musim panas 2020 Chelsea menghabiskan biaya besar untuk mendatangkan pemain baru.
Kala itu Chelsea menghabiskan biaya lebih dari 200 juta pounds untuk membeli lima pemain.
Kelima pemain yang masuk skuad Chelsea 2021 itu adalah Kai Havertz, Timo Werner, Ben Chilwell, Hakim Ziyech, dan Edouard Mendy.
Akan tetapi, banyaknya tambahan pemain berharga mahal itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Lampard, menghadapi ketatnya jadwal Chelsea FC.
Sampai Liga Inggris 2020-2021 berjalan setengah musim, Lampard hanya mampu membawa Chelsea bersaing di papan tengah.
Chelsea saat ini duduk di urutan delapan klasemen sementara dengan raihan 29 poin dari 19 pertandingan.
Capaian itu kabarnya tidak membuat pemilik Chelsea, Roman Abramovich, puas.
Roman Abramovich dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk memecat Lampard lalu menggantinya dengan pelatih yang lebih berpengalaman.
Dilansir BolaSport.com dari BILD, terdapat lima nama yang masuk ke dalam daftar kandidat pengganti Lampard.
Berikut, lima nama pelatih dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk mengisi kursi kepelatihan Chelsea apabila Frank Lampard dipecat.
Kelima nama tersebut adalah Thomas Tuchel, Massimiliano Allegri, Brendan Rodgers, Ralph Hasenhuettl, dan Julian Nagelsmann.
Kelima nama dalam daftar itu telah menikmati kesuksesan dalam karier mereka sejauh ini.
Apakah itu memenangkan gelar liga atau mencapai gol dengan klub yang memiliki ambisi lebih rendah.
Akan tetapi, dari daftar tersebut hanya dua nama yang saat ini tersedia untuk direkrut, yakni Tuchel dan Allegri.
Tuchel baru saja dipecat oleh Paris Saint-Germain, sedangkan Allegri telah cukup lama menganggur sejak berpisah dengan Juventus pada musim panas 2019.
Sementara itu, tiga nama lainnya masih aktif melatih.
Rodgers bersama Leicester City, Hasenhuettl mengarsiteki Southampton, dan Nagelsmann sedang bertugas di RB Leipzig.
Dari lima nama tersebut, ada satu yang memiliki kans paling kecil untuk menggantikan Lampard, yakni Rodgers.
Tindakan-tindakan Rodgers di masa lalu yang bertentangan dengan hierarki Chelsea disebut menjadi penyebab dari kecilnya kemungkinan eks pelatih Swansea dan Liverpool itu menggantikan Lampard.
Klaim tersebut diungkapkan oleh jurnalis The Athletic yang meng-kover berita Chelsea, Simon Johnson, dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
"Dia benar-benar dihargai sebagai pelatih," ujar Johnson soal Rodgers seperti dikutip BolaSport.com dari talkSPORT.
"Siapa yang tidak menghargainya sebagai pelatih setelah apa yang dia lakukan bersama Celtic dan Leicester."
"Dia juga telah membuat kesan yang bagus ketika bertanggung jawab atas tim muda dan cadangan Chelsea."
"Akan tetapi, ada banyak hal yang dikatakan dan dilakukan Brendan selama bertahun-tahun yang tidak terlalu sesuai dengan hierarki."
"Saya pikir jika Chelsea akan menunjuk pelatih baru, mereka mungkin akan mencari di tempat lain."
"Dia berada di urutan paling bawah," kata Johnson menambahkan.
• 5 Nama Kandidat Pelatih Chelsea Jika Frank Lampard Dipecat
• BURSA Transfer Bek Chelsea Fikayo Tomori Dikabarkan Pindah ke AC Milan
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Liga Inggris - 5 Kandidat Pengganti Lampard di Chelsea: Thomas Tuchel, Allegri, hingga Nagelsmann dan Chelsea Kalah dari Leicester City, Frank Lampard Tak Lebih Baik dari Andre Villas-Boas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelatih-chelsea-frank-lampard-disebut-tak-lebih-baik-dari-andre-villas-boas.jpg)