Berita Nasional
Fakta di Balik Dokter di Palembang Meninggal Dalam Mobil Sehari Setelah Vaksin
Pihak polisi dan Dinas Kesehatan memastikan meninggalnya dokter Zamhari Farzal (49) tidak ada hubungannya dengan vaksin corona.
Saat kepolisian datang, barulah pintu mobil dibuka.
Ketika diperiksa, ternyata pengemudi sudah tidak bernyawa lagi.
"Tadi ada keluarga datang. Mereka sempat melacak mobil Toyota Rush ini, seharian parkir.
Katanya, pakai GPS untuk menemukan mobil. Sampai di sini tadi, ternyata memang benar itu keluarga mereka dan sudah dalam keadaan meninggal," pungkasnya.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian, polisi membawa korban ke RS Polri M Hasan Palembang untuk dilakukan visum.
Hasil Visum
Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan kedokteran forensik RS Polri M Hasan Palembang menunjukan penyebab kematian dr Zamhari Farzal yakni karena sakit.
Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang dr Indra Nasution SpF ketika ditemui menjelaskan, dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda kekerasan terhadap tubuh korban.
Namun, hasil visum menunjukan korban meninggal karena adanya pendarahan di seluruh tubuh korban.
"Korban ini meninggalnya belum 24 jam, saat diterima dan diperiksa otot-ototnya juga masih belum kaku. Dari pemeriksaan, korban ini meninggal karena sakit," ujar dr Indra, Sabtu (23/1/2021).
Vaksinasi Sehari Sebelumnya
Sempat beredar kabar simpang siur di tengah masyarakat bahwa Zamhari Farzal meninggal dunia tak berselang lama setelah disuntik vaksin.
Informasi yang sebenarnya dokter JF mendapatkan suntik vaksin pada hari Kamis 21 Januari.
Sementara ia ditemukan meninggal dunia pada hari Jumat malam.
Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular, Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan dokter JF memang sempat menjalani vaksinasi satu hari sebelum meninggal dunia.