Breaking News:

Tribun Pesawaran

Bupati Pesawaran Nilai Banjir di Jalinbar Akibat Sampah dan Debit Air Tinggi

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau dampak banjir di wilayah Bumi Andan Jejama yang terjadi Senin petang.

Tribun Lampung/R Didik Budiawan
PENINJAUAN - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau jembatan penghubung Desa Wiyono dengan Desa Kebagusan yang rusak akibat naiknya air sungai pasca hujan lebat yang terjadi Senin (25/1) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau dampak banjir di wilayah Bumi Andan Jejama yang terjadi Senin petang.

Dendi mengunjungi sejumlah titik terdampak banjir di Desa Wiyono dan Jalinbar dekat RM Puti Minang, atau dekat Mapolsek Gedongtataan, Selasa (26/1).

Saat banjir kawasan tersebut digenangi air hingga ketinggian sekitar 50 cm. Akibat banjir jembatan penghubung antara Desa Wiyono dengan Desa Kebagusan mengalami rusak lantaran arus dan debit air yang naik.

"Air membawa material sampah, sehingga menghancurkan abutment dari jembatan, hingga akhirnya badan jembatan jadi rusak," tuturnya.

Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL Bantu Warga yang Terdampak Banjir

Dendi mengaku akan memberi penanganan darurat, dengan memasang plat besi supaya jembatan tetap bisa dilalui. Dendi berjanji mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen.

Adapun untuk ruas Jalinbar yang tergenang hingga ketinggian sekitar 50 cm, Dendi mengatakan, ruas jalan negara tersebut menjadi kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. "Alhamdulillah balai langsung turun tangan dan berkomitmen akan merevitalisasi sungai," ungkapnya.

Ini mengingat air yang meluap hingga menggenangi Jalinbar tersebut berasal dari sungai. Dia mengatakan, saat banjir telah terjadi penumpukkan sampah di aliran sungai.

Dendi menambahkan, bentang jembatan tersebut sudah cukup lebar. Namun karena sampah dan debit air yang dibawa cukup banyak, terjadi penumpukan sampah dan air meluap ke badan jalan.

Menurut Dendi, yang terlihat dalam tumpukan itu bukan hanya sampah rumah tangga, namun juga sampah pepohonan dan ranting.(dik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved