Kabar Artis

Lokasi Syuting Sinetron Ikatan Cinta Dibubarkan Polisi karena Warga Berkerumun

Polres Bogor bubarkan kerumunan warga dalam pembuatan Sinetron Ikatan Cinta yang dilakukan di Kampung Pasir Cidadap, Desa Pasir Angin.

Kolase Wartakotalive.com/Istimewa/Wikipedia
Ilustrasi. Polres Bogor bubarkan kerumunan warga dalam pembuatan Sinetron Ikatan Cinta yang dilakukan di Kampung Pasir Cidadap, Desa Pasir Angin. 

Polsek Megamendung mengharuskan  pihak produksi film untuk memasang penghalang di area syuting untuk mencegah warga menonton.

“Kami minta mereka menambah petugas keamanan di sekitar lokasi."

"Serta melakukan rapid test antigen secara berkala terhadap semua crew film maupun artis,” pungkasnya.

Viral Kerumunan Warga Tonton Syuting

Momen warga berkerumun nonton syuting sinetron Ikatan Cinta jadi viral di media sosial (medsos).

Tidak hanya dewasa, turut anak-anak nonton syuting sinetron Ikatan Cinta di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Bahkan, ada warga rela nonton syuting Ikatan Cinta sambil gendong balita di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Alhasil, adanya kerumunan warga nonton syuting sinetron dibintangi Amanda Manopo itu langsung jadi viral di medsos.

Adanya kerumunan warga menonton proses syuting sinetron Ikatan Cinta membuat polisi pun turun tangan.

Kerumunan warga ini terjadi di sekitaran lokasi syuting di kawasan Gunung Geulis, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Kerumunan warga ini rupanya sudah berkali-kali dibubarkan aparat lantaran adanya larangan berkerumun di tengah pandemi.

Seperti video singkat dari Polsek Megamendung yang diterima TribunnewsBogor.com, polisi berupaya bubarkan kerumunan warga di sekitar lokasi syuting.

Video kerumunan warga di sekitar lokasi syuting sinetron Ikatan Cinta tersebut diambil pada 17 Januari 2021 lalu.

Di dalam video tersebut terlihat warga mulai dari anak-anak hingga dewasa berkumpul di depan pintu gerbang masuk menuju lokasi syuting.

"Silahkan saya imbau siapa pun yang ada di sini membubarkan diri, sayangi anak-anaknya, sekarang masa Covid-19," kata petugas saat membubarkan massa dalam video tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved