Breaking News:

Tribun Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Tetap Anggarkan Tim Pendamping Haji Daerah

Pemberangkatan jamaah haji asal Indonesia tahun 2021 masih menunggu kepastian dari Pemerintak Kerajaan Arab Saudi.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Pemkab Tubaba Tetap Anggarkan Tim Pendamping Haji Daerah
surya
Ilustrasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemberangkatan jamaah haji asal Indonesia tahun 2021 masih menunggu kepastian dari Pemerintak Kerajaan Arab Saudi.

Meski demikian, Pemkab Tubaba telah mengalokasikan anggaran untuk pemberangkatan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) dan Ongkos Transit Daerah (OTD).

Nurkholis Majid, Kabag Kesra Pemkab Tubaba memastikan, TPHD sudah dianggarkan untuk dua orang.

Begitu juga dengan OTD, sudah dianggarkan dalam APBD 2021. "Total anggarannya Rp265 juta," ungkap Nurkholis, Jumat (29/1).

Calhaj Lampura Naik 10 Persen, Jumlah Jamaah Calon Haji Tahun 2020

Dia menjelaskan, TPHD merupakan salah satu bentuk dukungan Pemkab Tubaba dalam pemberangkatan jamaah haji.

Mereka yang ditunjuk sebagai TPHD bertindak sebagai petugas daerah yang menyertai jamaah haji dalam kelompok terbang.

Mereka bertugas membantu memberikan bimbingan ibadah, pelayanan umum hingga pelayanan kesehatan kepada para jamaah haji.

Jika Ibadah Haji Tahun Ini Ditiadakan Pemerintah Arab Saudi, Bagaimana Nasib Calon Haji?

"Kalau OTD diberikan pemkab untuk meringankan beban biaya haji masing-masing jamaah, terutama dalam hal transportasi," paparnya.

Tahun ini pun, kata dia, belum bisa dipastikan apakah anggaran yang sudah disiapkan tersebut dapat terserap. Mengingat pemberangkatan haji tahun ini belum ada kepastian.

"Hasil koordinasi yang kami lakukan dengan Kemenag Tubaba, Kanwil Kemenag Lampung, dan Biro Kesra Pemprov Lampung, sementara sampai saat ini belum ada kepastian. Jadi kita tunggu saja perkembangan ke depan," tandasnya.

Sementara, Kemenag Tubaba mencatat 176 calon haji masuk dalam daftar pemberangkatan haji tahun ini. Bahkan, sebagian telah melunasi biaya hajinya.

Para calon jamaah haji tersebut seharusnya diberangkatkan pada musim haji 1441 H/2020 M. Namun harus tertunda akibat pandemi global Covid-19.(end)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved