Bandar Lampung

Antisipasi Bencana pada Cuaca Ekstrem, BPBD Bandar Lampung Tambah Posko Siaga

Saat ini, BPBD menghadirkan 16 unit posko siaga dimana sebelumnya hanya terdapat 12 posko saja.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Soma
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung Sutarno. Antisipasi Bencana pada Cuaca Ekstrem, BPBD Bandar Lampung Tambah Posko Siaga 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mengantisipasi bencana pada cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menambah posko siaga.

Saat ini, BPBD menghadirkan 16 unit posko siaga dimana sebelumnya hanya terdapat 12 posko saja.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung Sutarno menyebut, dalam penjagaan posko siaga, pihaknya menerjunkan personel yang berjaga selama 1x24 jam.

"Posko tambahan tersebut dihadirkan di Way Halim, Tanjung Senang, Kedamaian dan Langkapura," sebut Sutarno.

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 1 Februari 2021, Siang hingga Malam Berpotensi Hujan

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem oleh BMKG Minggu, 26 Juli 2020, Hujan Lebat dan Angin Kencang

Sementara titik lainnya yang sudah sedia terletak di halaman Kantor BPBD Bandar Lampung, Pos Siaga Tanjungkarang Timur, Sukabumi, Labuhan Ratu, Rajabasa, Kemiling.

"Lalu di Telukbetung Utara, Bumi Waras, Panjang, Sukarame dan Telukbetung Timur serta Posko Siaga di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung," sebut dia.

Pada satu titik posko siaga, prsonel yang disiagakan ialah sebanyak 4 orang berserta keperluan pendukung penanggalan bencana.

Dalam penanganan bencana, BPBD menyiagakan sebanyak 72 personel yang berjaga dalam jangka waktu 24 jam sehari.

"Lalu dibantu tim rescua 32 orang serta backupan dari unit personel yang bersiaga di satgas sebanyak 216 orang," sebut dia.

Disdikbud Lampung Akan Aplikasikan Sekolah Penggerak untuk Pusat Keunggulan Setiap Daerah

Bontot Burger di Foodcourt Unila Sediakan Chicken Cheese Burger, Seporsi Rp 13 Ribu

Berkordinasi dengan BMKG

Sutarno menyebut, pihaknya dalam mengantisipasi bencana bekerja sama dengan BMKG setempat.

"Karena memang BMKG yang memiliki kompetensi memprediksi cuaca dan kemungkinan bencana yang aka hadir karenanya," sebut dia.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved