Breaking News:

Lifestyle

Kenali Ciri-ciri Skincare Asli dan Abal-abal, Jangan Sampai Salah Pilih

Saat memilih skincare, hati-hati jangan sampai memilih skincare abal-abal. Untuk itu kenali ciri-ciri dari skincare asli.

Tribunlampung.co.id/Sulis
Owner Amora Skin Clinic dr Amelica Oksariani M.Biomed (AAM). Kenali Ciri-ciri Skincare Asli dan Abal-abal, Jangan Sampai Salah Pilih 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Saat memilih skincare, hati-hati jangan sampai memilih skincare abal-abal.

Untuk itu kenali ciri-ciri dari skincare asli.

Owner Amora Skin Clinic dr Amelica Oksariani M.Biomed (AAM) mengatakan ciri-ciri skincare asli adalah jika skincare bukan golongan farmasi ada nomor BPOM, komposisi, dan tujuan pemakaian. 

"Jika skincare golongan farmasi adalah ada label farmasi, dan dibuat berdasarkan resep dokter oleh apoteker," kata dr Amelica.

Baca juga: Skincare Bisa Cegah Tanda-tanda Penuaan 

Baca juga: Alami Alergi Akibat Skincare? Kenali Penyebabnya

Skincare asli juga tidak memiliki tanda-tanda skincare abal abal.

Diantaranya adalah bau yang menyengat, dan teksturnya lengket seperti lem.

Jika skincare abal-abal mengandung merkuri, selain memiliki tanda skincare abal-abal yang sudah disebutkan, ada tanda lain yakni warnanya putih jika skincare itu adalah krim malam dan warnanya kuning jika skincare itu adalah krim siang. 

Skincare abal-abal sendiri memiliki dampak, yakni kulit timbul ruam, panas, terasa terbakar, merah, gatal, timbul jerawat, dan flek.

Jika mengalami dampak tersebut hentikan penggunaan skincare dan segera ke dokter.

Dokter akan memberikan pengobatan hingga sembuh.

Baca juga: Milenial Lampung Rahma dan Bayu Berencana Makan Bersama Orang Tersayang di Hari Valentine

Baca juga: Spoiler Webtoon The Second Marriage Episode 67, Navier Melempar Makanan Yang Diberikan Soviech

Hanya saja lama penyembuhan tergantung seberapa parah dampak skincare abal-abal.

Kalau sudah parah 1-3 bulan.

Kalau masih golongan ringan 7-14 hari

"Selama belum sembuh, pasien tidak dibolehkan menggunakan skincare dahulu. Kalau sembuh baru boleh menggunakan skincare lagi, dan dokter membebaskan pakai skincare dokter atau skincare dari toko kosmetik," kata dr Amelica.

( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved