Berita Nasional
Viral Video Emak-emak Berebut Tanaman Hias Keladi di Kuburan
Video viral di media sosial, emak-emak berupaya menggali tanah makam agar bisa mendapatkan tanaman keladi.
Penulis: Bambang Irawan | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Belakangan ini tanaman dengan nama latin Caladium atau yang dikenal sebagai Keladi menjadi populer di masyarakat.
Bahkan ada sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan ibu-ibu mengambil tanaman Keladi di tengah makam.
Dalam video berurasi sekitar satu menit itu nampak dua ibu-ibu berupaya menggali tanah makam agar bisa mendapatkan tanaman keladi.
Tak heran jika keladi tumbuh di makam karena berasal dari daerah tropis, yakni dari hutan Brazil.
Baca juga: Viral Video Ribuan Ikan Lele di Pinggir Jalan, Warga Berebut
Baca juga: Viral Video Penumpang Panik Saat Kapal Feri Diterjang Badai di Sulawesi Tenggara
Tanaman ini memiliki pesona di daunnya yang lebar dan berwarna. Ciri khas daun Keladi yakni seperti simbol hati atau love, berdaun tipis dan memiliki corak warna beragam.
Daunnya mengandung lapisan lilin yang sama seperti kerabatnya yakni Talas. Ada juga yang mengenal Keladi sebagai tanaman Talas Air, Kuping Gajah hingga Sayap Malaikat.
Saksikan video Berebut tanaman hias keladi di kuburan selengkapnya di sini:
Harga meningkat
Karena mulai populer sebagai tanaman hias, harga Keladi beranjak naik. Di situs jual beli online, harga termurah tanaman keladi adalah jenis Bicolor yakni Rp10 ribu. Daunnya punya bintik warna merah dan putih.
Sementara yang mahal adalah Keladi jenis Spring Fling yang bisa mencapai Rp1 jutaan.
Kaladi Spring Fling memiliki daun yang didominasi warna merah muda dengan sedikt hijau pada sekitar tulang dan pinggiran daun.
Baca juga: Viral Video TikTok Pria Beri Buket Uang ke Pacar Senilai Rp 40 Juta untuk Hadiah Valentine
Baca juga: Viral Video Gadis Cari Ayah Kandung Lewat TikTok, Akhirnya Bertemu Setelah 16 Tahun Pisah
Jenis tanaman keladi yang dicari ibu-ibu di makam adalah Rosebun, harganya di marketplace Rp150 ribu.
Merawat Keladi terbilang mudah, hanya memperhatikan tanah tetap lembab, menjauhi paparan sinar matahari langsung.
Bahkan tanaman Keladi yang sudah mati bisa tumbuh kembali dengan memindahkannya ke dalam wadah pot dan melakukan proses penyiraman dengan benar.
Untuk pupuk juga tidak terlalu banyak karena bisa membakar daun tanaman. Bisa menggunakan pupuk cair atau pupuk khusus tanaman dalam ruangan.
Keladi merupakan tanaman berumbi yang bisa diperbanyak. Umbi keladi tumbuh minimal enam bulan, setelah itu umbi yang memiliki daun bisa diambil dan ditanam ke pot lain.
Artikel ini telah tayang di JAKARTA, KOMPAS.TV dengan judul Viral Emak-Emak Cari Tanaman Hias Keladi Sampai ke Makam, Berapa Harganya
Videografer Tribunlampung.co.id / Bambang Irawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/emak-emak-berebut-tanaman-hias-keladi-di-kuburan.jpg)